4 Rahasia Keluarga Bahagia

No comment 724 views

Keluarga yang dinilai paling kuat dan bahagia memiliki banyak sifat yang sama. Untuk bahagia ternyata tidak sesulit yang anda kira karena ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan.

1. Berkomunikasi

Dua orang yang menikah memiliki latar belakang yang berbeda. Puluhan tahun telah dilalui dengan didikan dan kebiasaan dari masing-masing keluarga yang tidak sama. Kebiasaan atau cara melakukan suatu pekerjaan yang menurut Anda tidak benar masih terbawa oleh pasangan setelah menikah. Maka, tidak heran jika di dalam keluarga sering terjadi kesalahpahaman kecil yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan mudah. Pemecahan dari masalah ini adalah perlunya komunikasi yang baik. Bicarakan dengan baik dan tenang dengan pasangan Anda. Sebaiknya, masalah tidak dibicarakan saat suasana hati masih kesal. Pilihlah waktu yang tepat untuk berbicara, misalnya tidak saat pasangan baru pulang kerja dan dalam keadaan letih.

Sewaktu membicarakan masalah, Anda wajib memberikan waktu bagi pasangan untuk mengutarakan perasaan maupun pendapatnya. Kemudian, Anda dapat menjelaskan kepada pasangan mengapa Anda melakukan tindakan tertentu yang mungkin membuatnya tidak senang.

2. Bersikap Toleran

Karena perbedaan latar belakang, gaya bicara, kebiasaan atau tindakan pasangan baru dapat menjadi masalah. Suami mungkin biasa bicara apa adanya, sedangkan istri mudah tersinggung dengan kata-kata suami yang polos.

Untuk masalah seperti ini, Anda harus bertenggang rasa atau mengembangkan sikap toleransi. Bentuk nyata dari bersikap toleransi adalah Anda mau membuat perubahan walaupun menurut Anda perbuatan tersebut tidaklah salah. Kini, Anda harus lebih berhati-hati dalam berbicara atau Anda juga belajar berpikir positif terhadap pasangan agar tidak mudah tersinggung.

3. Menjalankan Tugas dan Peran Anda Sekarang

Apapun yang sudah menjadi kebiasaan Anda sebelum menikah, kini saatnya Anda harus belajar menjalankan peran Anda kini. Memang tidak mudah untuk menghentikan atau mengurangi kegiatan yang kita sukai. Tidak mudah pula untuk melakukan pekerjaan yang tidak kita sukai. Tetapi, itulah tugas baru yang harus dijalankan karena peran kalian sebagai suami dan istri. Hal-hal tersebut memang harus dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah. Tetapi, dengan membicarakan dan bekerja sama dengan baik, Anda akan merasakan bahwa tanggung jawab tersebut tidaklah membebani dan ada banyak kebahagiaan dengan bersama-sama melakukannya.

4. Memaafkan

Sadarilah bahwa pasangan hidup bukanlah manusia sempurna sehingga akan sangat berpeluang berbuat salah baik disengaja atau tidak. Itulah alasan perlunya membiasakan keahlian memaafkan. Jika dibiasakan, keahlian ini biasanya juga akan menular ke pasangan Anda. Jika Anda sering memaafkan tindakan yang tidak Anda sukai, pasangan Anda cenderung akan melakukan hal yang sama. Dengan berusaha memberi maaf, kehidupan keluarga akan damai dan bahagia.

Awalnya, mungkin terasa sangat sulit bagi Anda untuk menguasai keahlian-keahlian tadi. Tetapi, dengan terus belajar, keahlian tersebut akan dapat dimiliki dan akan terasa menyenangkan saat melakukannya. Anda juga tidak akan menyesali mengapa Anda menikah dengannya tetapi Anda akan menyesal mengapa tidak lebih cepat memutuskan menikah dengannya.

author