5 Kemampuan Sensorik Bayi yang Wajib Dipahami Seorang Ibu

Sejak lahir seorang bayi normal telah dibekali dengan 5 alat indra yang kesemuanya telah berfungsi walaupun belum sempurna. Kelima alat indra yang dimaksud tentu Ibu sudah sangat paham yakni mata, hidung, lidah, telinga, dan kulit.  Alat indra ini kemudian akan memegang peranan penting dalam perkembangan kemampuan sensorik bayi yang meliputi kemampuan penglihatan, penciuman, pengecapan, pendengaran, dan kepekaan kulit.

bayi sensorik

Namun tahukah Anda bagaimana kemampuan sensorik bayi terhadap kondisi disekitarnya? Tentu semua ibu wajib mengetahui dan memahaminya. Pada dasarnya ada 5 kemampuan sensorik bayi yang harus dipahami betul oleh ibu, yaitu:

  1. Penglihatan. Pada tahap bayi kemampuan melihatnya belum sesempurna orang dewasa. Bayi hanya mampu menjangkau sekitar setengah bidang dari penglihatan normal orang dewasa. Hal ini dikarenakna batang mata pada bayi belum tumbuh sempurna. Pada bayi yang baru lahir umumnya belum dapat membedakan warna karena belum berkembangnya sel krucut yang memungkinkan mata membedakan berbagai warna.
  2. Penciuman. Sejak lahir sel – sel penciuman pada hidung bagian atas sudah berkembang cukup baik, sehingga bayi sudah dapat membedakan rangsangan bau. Namun apa yang dapat dibedakan hanya sebatas bau yang menyenangkan dan tidak. Ketika ia merasa mencium bau yang asing dan tidak menyenangkan untuknya, maka biasanya ia akan segera menangis sebagai tindakan reflex.
  3. Pengecapan. Seperti halnya penciuman sel – sel pengecap yang terletak pada permukaan dan daerah tepi lidah bayi sudah mulai berkembang dengan baik. Umumnya bayi telah dapat bereaksi terhadap berbagai rasa. Bayi akan memberikan reaksi positif pada rasa manis yang ditunjukkan dengan perilaku mengisap – isapnya. Sebaliknya bayi akan bereaksi negatif pada rasa pahit, asin, dan asam yang ditunjukkan dengan menangis.
  4. Pendengaran. Pendengaran bayi akan mulai berkembang dengan baik setelah keluarnya cairan amniotic yang menyumbat telinga tengah, yakni sekitar 3 atau 4 hari pertama. Pada tahap ini bayi mulai bisa menentukan arah datangnya suara serta membedakan tinggi dan intensitas suara.
  5. Kepekaan kulit. Kemampuan bayi untuk menerima rangsang pada permukaan kulit sudah mulai berkembang sejak lahir. Umumnya kulit bayi akan lebih mudah tanggap terhadap rangsangan dingin dari pada rangsangan panas. Selain itu pada hari pertama atau kedua kemampuan kulit bayi merasakan sakit masih sangat lemah, namun setelah itu akan meningkat dengan sangat cepat.
author