Agar Sistem Imun Anak berkembang

No comment 1124 views

Tahukah Bunda bahwa ada banyak anak-anak berumur dibawah 8 tahun yang menderita infeksi saluran pernapasan atas yang ditandai dengan gejala radang tenggorokan, radang sinus (sinusitis), pembengkakan tonsil (amandel), bahkan susah bernafas pada saat tidur di malam hari? Sangat disayangkan kebanyakan anak-anak ini diharuskan mengkonsumsi antibiotik dan obat-obatan kimiawi, yang pada pemberian jangka panjang malah menurunkan sistem kekebalan tubuh sang anak dan memunculkan reaksi-reaksi alergi.

Tidak diragukan lagi, nutrisi yang tepat dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Bagaimanapun juga, anak-anak berumur di bawah 8 tahun sebaiknya tidak diberikan obat-obatan berbentuk tablet untuk ditelan karena bisa saja mereka menelannya sembari menangis, berteriak ataupun berlari-lari dan ini bisa menyebabkan tersedak. Anak-anak juga umumnya tidak suka sayuran sehingga cukup sulit untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya bahkan tidak jarang beberapa orangtua menyerah dan putus asa.

Untuk itu berikut adalah beberapa tips yang boleh bunda coba di rumah agar sistem kekebalan tubuh anak dapat berkembang baik:

1. Yakinkan anak untuk mengkonsumsi ikan dan jika perlu, berikan mereka satu sendok teh minyak hati ikan setiap hari. Minyak hati ikan ini kaya akan vitamin A dan D, omega 3 yang akan mengurangi infeksi.

2. Berikan anak air perasan jeruk yang dicampur dengan jus buah lainnya (seperti wortel, bayam, bahkan apel). Jus buah ini mengandung vitamin C dan bioflavonoid yang sangat baik untuk kekebalan tubuh. Buah kiwi dan strawberyy adalah beberapa buah yang juga kaya akan vitamin C dan bioflavonoid sehingga baik sekali jika diberikan pada anak.

3. Jika anak sering batuk dan batuknya mengandung dahak, cobalah kurangi pemberian makanan yang mengandung susu seperti: susu, krim, yogurt, cokelat, es krim maupun makanan lain dengan pewarna buatan dan pengawet tambahan. Anda dapat menggantinya dengan produk pengganti susu misalnya susu kedelai maupun suplemen penambah kalsium untuk mencegah kekurangan kalsium.

4.Daripada membiasakan anak jajan sembarangan, cobalah membuat sendiri cemilan kue di rumah dengan bahan-bahan seperti tepung gandum, madu, buah kering dan almond. Bahan-bahan makanan ini jika diolah menjadi cemilan, jauh lebih sehat dibandingkan dengan makanan yang dikemas dan dijual di swalayan-swalayan yang mengandung gula, garam dan bahan-bahan tambahan kimiawi yang pada dasarnya tidak baik untuk kekebalan tubuh anak.

5. Tahukah Bunda, bawang putih adalah salah satu jenis antibiotika alami yang sangat baik apalagi jika dikonsumsi mentah dan masih segar. Untuk mengakali baunya yang tidak enak dan rasanya yang tajam, bunda dapat mencampur bawang putih yang telah dihaluskan kedalam jus buah yang akan diberikan ke anak.

Beberapa tips ini bisa Bunda praktekkan secara teratur dan hasilnya dapat Bunda lihat setelah 2-3 bulan, Anak akan lebih sehat dan frekuensi batuk dengan dahak akan berkurang, dan yang pasti anak akan bisa tidur lebih nyenyak.

author