Apakah Kamu Percaya Padaku?

No comment 688 views

Ada seorang pria bernama Mark, seorang ahli akrobatik. Ia ingin melakukan suatu pertunjukan yang tidak pernah dilakukan sebelumnya, menyeberangi air terjun Niagara di atas seutas tali! Banyak orang berpikir bahwa ini adalah ide yang gila karena jika ia terjatuh, ia sama saja sudah mati. Mark membahayakan nyawanya dengan melakukan pertunjukan itu. Tetapi ia tetap tenang.

Di hari pertunjukan itu, ribuan orang menonton dari daratan di samping air terjun Niagara saat Mark bersiap untuk menyeberanginya. Orang-orang yang menonton sangat was-was, kemudian Mark berkata “Tenang, aku bisa melakukannya”. Sekali lagi, ia sangat yakin pada kemampuannya dan tetap tenang. Setelah persiapan selesai, Mark mulai berjalan di atas tali itu. Dengan penuh percaya diri, ia berhasil menyeberangi air terjun selama 15 menit. Orang-orang memberikannya tepuk tangan, mereka sangat kagum.

Mark tersenyum, ia tidak berhenti sampai disitu. Ia bertanya pada penonton, “Terima kasih atas tepuk tangannya. Kamu tahu bahwa aku tidak pernah melukai diriku sebelumnya dan aku selalu sukses dalam setiap pertunjukanku. Jadi, aku cukup percaya diri untuk melakukan pertunjukan berikutnya. Aku ingin, sekali lagi, menyeberangi air terjun Niagara ini tetapi kali ini aku akan melakukannya sambil mendorong troli ini. Apakah ada dari kalian yang mau untuk duduk di dalam troli ini?”. Penonton terdiam. Tidak ada seorangpun yang mau membahayakan nyawanya. Tiba-tiba, ada tangan terangkat, satu-satunya tangan yang terangkat di antara ribuan orang. Ia seorang gadis kecil. “Aku akan melakukannya”, katanya. Kemudian, gadis itu duduk di dalam troli. Mark memulai pertunjukannya, menyeberangi air terjun dan mendorong troli. Sekali lagi, ia berhasil! Ia dan gadis itu menyeberang dengan sukses. Orang-orang memberikan tepuk tangan selama 5 menit, mereka tidak pernah membayangkan ia dapat melakukannya.

Setelah pertunjukan, seorang wartawan mendatangi gadis kecil itu dan bertanya “Apa kamu tidak takut melakukan itu, nak? Apa kamu tidak takut jatuh?”

Gadis itu tersenyum, ia menjawab “Aku tidak takut. Aku mau melakukan itu karena aku mengenal ia dengan baik. Aku percaya pada kemampuannya dan ia tidak akan membiarkan aku jatuh. Ia adalah ayahku.”

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

(Sumber : www.lovevirtue.com)

author