Apakah nafas “grok-grok” berbahaya dan bagaimana penanganannya?

Mungkin Bunda khawatir ketika melihat bayi kesayangan mengalami nafas grok-grok. Nafas “grok-grok” ini sering terjadi pada bayi di awal bulan ia dilahirkan. Sebenarnya banyak hal yang dapat memicu bunyi “grok-grok” pada nafas bayi, antara lain debu, alergi, bulu hewan, dan sebagainya. Sumber-sumber penyebab nafas grok-grok tersebut biasanya bersarang pada boneka berbulu, bantal, serta benda-benda yang jarang dibersihkan.

Berdasarkan uraian diatas, maka membersihkan tempat bayi dan menghindarkannya dari debu berlebih sangat penting. Sebaiknya Bunda sering mengganti (membersihkan) seprei, selimut, sarung bantal, dan peralatan-peralatan tidur bayi. Karena upaya pencegahan memang jauh lebih baik dari pada mengobati.

Kembali pada topik bahasan kita kali ini, mengenai apakah bunyi nafas “grok-grok” berbahaya? Oleh karena penyebab dari timbulnya nafas grok-grok pada bayi (seperti yang kita bahas dalam artikel sebelumnya) adalah lendir yang bertumpuk karena belum sempurnanya sistim pernafasan bayi, maka penyakit ini tidak berbahaya.

Bayi Pilek

Bayi Pilek

Hal-hal yang perlu Bunda lakukan adalah menjauhkan bayi dari hal-hal yang memperparah bunyi nafas “grok-grok” pada bayi, seperti yang telah kita bahas diatas, yaitu debu. Selain itu, perlu dilihat pula ada tidaknya riwayat alergi pernafasan pada orang tua atau kerabat. Biasa jadi hal ini merupakan alergi menurun. Jika ia, segera konsultasikan ke dokter anak terdekat. Selain itu, perlu juga upaya-upaya untuk menjaga kesehatan bayi lainnya.

author