Bagaimana Perawatan Tali Pusat Bayi?

No comment 794 views

Tali pusat merupakan alat yang sangat berguna bagi bayi ketika masih dalam kandungan. Tali pusat ini dapat menyalurkan makanan dari ibu ke bayi, jalan udara, dan sebagainya. Organ satu ini akan ikut keluar bersamaan dengan bayi dilahirkan.

Tali pusat sudah tidak lagi digunakan ketika bayi sudah berada di dunia. Setelah lahir, tubuh bayi dan ibu sudah terpisah, sehingga bayi tidak lagi bergantung makanan dan udara dari tubuh ibu. Maksudnya sari-sari makanan tidak lagi diberikan setelah di proses di tubuh ibu.

janin sehat

Berdasarkan paparan diatas, maka setelah bayi lahir, tali pusat dipotong. Setelah dipotong, olesi dengan antiseptik klorheksidin atau antiseptik lain. Perawatan tali pusat selanjutnya yang di anjurkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) adalah membiarkan tali pusat terbuka dan kering dan tidak perlu dikompres dengan kasa yang mengandung cairan antiseptik. Saat ingin merawat tali pusat, cuci tangan terlebih dahulu, jangan oleskan apapun pada tali pusat, tidak perlu ditutup dengan kasa dan jangan ditutup dengan popok maupun gurita. Usahakan agar tali pusat tidak basah, tidak terkena air seni maupun tinja bayi. Jika tali pusat kotor, segera cuci bersih dengan air yang bersih dan sabun lalu keringkan dengan kain bersih. Biarkan tali pusat terlepas sendiri. Jika terdapat tanda infeksi seperti kemerahan dan atau bengkak pada pusat ataupun kulit disekitarnya, berbau busuk dan terlihat nanah, segera kontrol ke tenaga kesehatan terdekat.

Nah jelas bukan bagaimana merawat tali pusar bayi baru lahir. Simak juga tips perawatan bayi baru lahir lainnya.

 

author