Balita Tidak Nafsu Makan

No comment 1548 views

Balita yang kurang bernafsu atau selera makannya rendah. Mungkin bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor tersebut yakni seperti factor psikis, fisik atau pola makan.


Faktor Psikis

Anak akan kehilangan selera makannya karena beberapa hal, sebagai berikut :

1.       Bayi sering menjadi frustasi dan menangis terus menerus mungkin karena ASI yang diberikan tidak dapat memumaskan rasa lapar dan dahaga.

2.       Anak sering tertekan karena merasa dipaksa untuk menghabiskan makanan dalam jumlah tertentu yang tidak sesuai dengan kapasitas perut anak.

3.       Anak tidak berselera dan bosan karena menu makanan tidak bervariasi.

4.       Anak sering dibiarkan makan sendiri karena tidak pernah diajak makan bersama-sama dengan ayah ibunya atau anggota keluarga yang lain.

5.       Susu formula yang diberikan tidak disenangi, mungkin karena berbau atau rasanya kurang mengundang minat si anak.

6.       Dosis susu formula yang diberikan terlalu banyak sehingga anak sudah merasa kenyang dulu sebelum memakan makanan lain.

7.       Anak dibiasakan terlambat makan.

8.       Anak terlalu banyak minum minuman yang banyak mengandung gula.

Faktor Fisik

Biasanya nafsu makan yang menurun disebabkan anak menderita suatu penyakit, seperti gangguan pada pencernaan, diare, batuk dan pilek, sariawan, terdapat luka pada mulut atau bibirnya, demand an sebagainya. Apabila anak sudah sembuh dari sakit, maka selera makannya akan bangkit kembali.

Pola makan

Makanan yang diberikan pada anak apabila tidak diatur dan disesuaikan dengan kebutuhannya mungkin dapat menyebabkan nafsu makannya berkurang. Ini dapat terjadi apabila :

1.       Pemberian makanan pengganti ASI terlalu cepat atau lebih awal, sehingga selera anak untuk minum ASI berkurang. Demikian pula sebaliknya, pemberian makanan pendamping ASI yang terlambat, menyebabkan bayi sulit menerima bahkan menolak sama sekali makanan yang diberikan.

2.       Jenis dan bentuk makanan yang disajikan kurang sesuai dengan umur dan perkembangan anak.

3.       Waktu makan atau minum yang sering terlambat diberikan, sehingga bayi sering dibiarkan dalam keadaan lapar atau haus.

4.       Mungkin jenis dan bentuk makann yang disajikan kurang menarik.

Para orang tua sering kali mengeluh ketika balitanya tidak nafsu makan. orang tua sering kesal dan marah menghadapi balitanya yang susah makan, Namun, sesungguhnya sebagai ibu, Anda tidak perlu marah dalam menghadapi keadaan ini. Jika Anda marah saat si kecil tidak mau makan, maka hal tersebut hanya membuat anak semakin keras kepala.

Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan beberapa langkah meningkatkan nafsu makan anak :

1. Balita belum memiliki nafsu makan yang kuat. Oleh karena itu, mereka enggan makan sebanyak tiga kali dalam sehari. Agar balita tetap memperoleh asupan gizi yang cukup, Anda perlu mengatur jadwal makannya.

2. Anda perlu mengontrol asupan cairan pada balita. Jika Anda memberikan susu kepada balita secara berlebihan, maka tidak ada ruang bagi makanan di dalam perutnya. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi asupan cairan pada balita.

3. Jangan terus-menerus memberi jenis makanan yang sama pada balita. Mengubah menu makan setiap hari dapat meningkatkan nafsu makan balita.

4. Agar aktivitas makan jadi kebiasaan bagi balita, Anda perlu memberinya makan dengan porsi kecil namun mengandung gizi tinggi.

5. Salah satu faktor penyebab nafsu makan balita berkurang adalah mainan. Mungkin, si kecil sedang sibuk dengan mainan baru sehingga dia tidak mau makan. Oleh karena itu, Anda perlu mengalihkan perhatian si kecil atau mencuri waktu untuk sekadar menyuapinya sedikit demi sedikit.

6. Anda perlu menyajikan makanan secara unik dan menghiasnya agar balita tertarik untuk makan.

Sumber : anakkusehat.multiply.com

author