Beberapa Faktor Pengaruhi Bentuk Kepala Bayi

No comment 1071 views

Ada beberapa hal yang dapat membuat kepala bayi memiliki bentuk yang bisa dibilang tidak proporsional. Tentu, satu hal yang sebenarnya tidak perlu terlalu dirisaukan karena pada situasi tertentu, bentuk kepala bayi masih tergolong normal. Umumnya, perubahan terjadi pada usia enam hingga delapan minggu setelah bayi lahir.

Di usia tersebut, bayi akan mengalami perubahan pada kepala terutama di bagian belakang atau samping kepala. Nah, di kondisi seperti ini tidak akan mempengaruhi pertumbuhan otak bayi namun pertumbuhannya menjadi tidak merata namun mempengaruhi bentuk kepalanya.

Berbicara tentang bentuk kepala bayi yang tidak bulat, biasanya faktor penyebabnya adalah posisi bayi di dalam rahim itu sendiri. Atau, bisa juga selama proses kelahiran yang pastinya kerap terjadi beberapa hal yang memang tidak bisa dihindarkan. Lantas, tindakan apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya? Sebagai langkah awal, para orang tua bisa melakukan diskusi dengan dokter atau bidan tentang bagaimana mendapatkan posisi yang terbaik.

Bentuk Kepala Bayi Dipengaruhi Posisi Tidur

bentuk kepala bayiAdanya pandangan umum yang terjadi bahwa posisi tidur si kecil sangat berpengaruh kepada bentuk kepala bayi sepertinya benar adanya. Jika si kecil hanya tidur pada satu posisi tertentu, maka besar kemungkinan bentuk kepalanya menjadi peyang atau tidak bulat. Memang, ukuran kepala bayi akan terus tumbuh seiring dengan bertambahnya volume otak. Namun, secara medis tulang tengkorak yang sangat lembut dan mudah dibentuk, menjadikan kondisi ini bisa terjadi.

Salah satu bentuk kepala yang paling umum terjadi adalah molding yaitu bentuk kepala yang agak lonjong jika dilihat dari atas, namun jika dilihat dari belakang justru datar terutama pada satu sisi dan telinga.

Tindakan Pencegahan

Sebelum tulang kepala bayi mengeras dan sulit untuk dibentuk kembali, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan seperti mengubah arah. Artinya, jika pada posisi kepala miring sebelah kiri, maka ubahlah secara perlahan kea rah kanan.
Tindakan lainnya yang dapat dilakukan adalah menengkurapkan bayi saat bermain atau tidur. Untuk melakukan metode yang satu ini dalam hal untuk memperbaki bentuk kepala bayi, perlu pengawasan yang ketat guna mencegah tertekannya otot pada leher.

author