Beragam Perkembangan Kognitif Anak Balita Yang Perlu Diketahui

Perkembangan kognitif anak balita tentu saja sangat dipengaruhi oleh perkembangan otaknya. Ketika anak lahir, maka perkembangan otak anak telah mencapai 27 persen dari berat otak orang dewasa. Kemudian, pada usia dua tahun maka berat otak anak telah mencapai 90 persen dari orang dewasa. Tentu saja, perkembangan otak anak tersebut begitu pesat bukan? Hal itu membawa anda kepada pemahaman kognitif yang harus pesat pula.

Jadi, apa saja perkembangan kognitif anak balita yang wajib untuk diperhatikan dan diketahui tahapannya? Mari kita simak beberapa penjelasan berikut ini.

Melakukan pengamatan

Ketika seorang anak menginjak usia 13 bulan, maka ia akan melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitarnya. Banyak hal yang mengusik rasa ingin tahu anak dan ia terus mencari informasi melalui pengamatan kognitif tersebut hingga mengalami rasa puas. Semakin tumbuh besar, maka ia akan menganggap semua hal tersebut biasa karena ia tidak lagi asing dengan kejadian-kejadian yang ada di sekitarnya.

Meniru orang tua

Seorang anak akan mengamati tingkah laku orang tua mereka mulai dari cara berbicara, makan, dan tingkah laku lainnya. Oleh karena itu, bagi orang tua yang mempunyai anak balita dengan perkembangan otak begitu pesat, jangan melakukan hal-hal negatif karena bisa direkam dan ditiru oleh anak.

Berkonsentrasi

Ketika usia anak menginjak 14 bulan, maka ia telah mampu mengarahkan pemikirannya ke suatu benda dalam periode waktu lebih lama. Ketertarikan anak terhadap suatu hal semakin meningkat apalagi ketika ia belajar tentang hal-hal baru yang ada di sekitarnya. Konsentrasi yang mampu mereka lakukan pada tahap ini, rata-rata berada dalam periode 10 menit.

Mengenal anggota badan anak

Ketika anak berusia 15 bulan, maka ajaklah anak untuk terus meningkatkan kosakatanya. Berikan ia pemahaman mengenai anggota badan seperti hidung, dagu, maka, telinga, dan mulut. Anak akan merasa senang diajak berbicara dengan nada-nada yang lucu dan otak mereka akan terus terstimulus untuk mempelajari hal-hal baru.

Itulah tahapan perkembangan kognitif anak balita yang sangat perlu untuk anda ketahui.

author