Cara Aman Mengobati Diare Si Kecil

No comment 637 views

Dr. Luszy Arijanty, SpA, mendefinisikan diare sebagai kondisi dimana seseorang buang air besar tiga kali sehari atau lebih, disertai feses yang encer dan berlendir. Diare ini berdasarkan waktunya, dibedakan menjadi dua, yaitu diare akut (7 hariatau lebih, namun kurang dari 2 minggu) serta diare kronis, yaitu lebih dari dua munggu.

Diare dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Dr. Luszy Arijanty, SpA menegaskan bahwa diare mudah menyerang anak-anak karena anak-anak biasa daya tahan tubuhnya masih rendah sehingga sangat mudah terinfeksi virus.

diare

Diare adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan virus dan racun, sehingga tidak boleh dihentikan. Lalu apa yang harus kita lakukan jika anak diare?

Memberikan banyak cairan

Hal yang harus Bunda lakukan pertama adalah memberikan cairan lebih dari biasanya. Untuk mencegah terjadinya derhidrasi, minuman yang mengendung elektrolit (natrium, kalium) dan kalori sangat direkomendasikan. Bunda dapat membuat oralit untuk obat diaredengan melarutkan 1-2 sendok teh gula dan sepucuk sendok garam kedalam air.

Memberikan makanan yang cocok

Lantas makanan apa yang baik untuk anak yang sedang diare? Makanan anak harus tetap dikontrol. Hindari makanan yang berserat tinggi karena akan memperparah diare. Pisang dan apel juga boleh diberikan karena mengandung kaolin, pektin, kalium yang berfungsi memadatkan tinja serta menyerap racun.

Itu adalah cara yang harus dilakukan untuk mengobati diare si kecil. Akan tetapi, mencegah lebih baik dari mengobati bukan? Oleh karena itu, biasakan anak mencuci tangan sebelum makan serta berikan asi eksklusif selama minimal 6 bulan karena mengandung immunoglobin.

author