Cara Mencegah anemia defisiensi besi (ADB)

No comment 900 views

Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan penyakit yang disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi pada tubuh. Penyakit ini ternyata menjangkit semua usia, termasuk anak-anak dan balita. Apa jadinya jika anak-anak dan balita yang dalam masa tumbuh kembang harus menderita penyakit ini? Tentu saja tumbuh kembang mereka akan terganggu bukan?

Oleh karena itu, Bunda harus segera mengetahui gejala-gejala anemia defisiensi besi pada anak. Gejala-gejala tersebut antara lain anak terlihat lemas, lesu, pucat, dan sulit berkonsentrasi. Penyakit ini juga daapt menyebabkan rendahnya kecerdasan anak jika terlalu lama tidak diobati.

cerebral

Setelah mengetahui gejala, penyebab, serta dampak buruk ADB pada anak, amka sebaiknya Bunda melakukan pencegahan secara dini penyakit anemia defisiensi besi (ADB):

  1. Memberikan ASI ekskulsif pada bayi
  2. Setelah 6 bulan dapat diberi susu formula yang difortifikasi zat besi
  3. Memberikan tambahan zat besi, hal ini dianjurkan sejak bayi hingga remaja
  4. Banyak makan makanan yang mengandung zat besi, seperti sayuran hijau (brokoli, bayam, buncis) dan kacang-kacangan.

Mudah bukan cara mencegah Anemia Defisiensi Besi (ADB)? Nah lakukan upaya ini sejak dini ya Bund, sebelum ADB menyerang. Yang perlu juga digaris bawahi adalah cara pengolahan bahan pangan yang tepat agar nutrisi maupun kandungan zat besinya rusak. Contohnya dengan memasak sayuran hijau terlalu lama, akan menrusak kandungan-kandungannya.

 

author