Cara Mengetahui Perkembangan Janin Tanpa USG

No comment 11356 views

Buat anda yang tengah mengandung, anda wajib untuk mengetahui perkembangan janin anda. Sebab setiap harinya perkembangan janin dalam kandungan anda akan semakin tumbuh dan membesar, sehingga anda perlu untuk mengurangi aktifitas anda dan menambah asupan gizi yang cukup untuk si cabang bayi.

Biasanya wanita yang sudah mengetahui dirinya hamil akan langsung memeriksakannya ke dokter, dan sesegera mungkin melakukan USG untuk mengetahui perkembangan janin yang dikandungnya. Namun sebaiknya hal tersebut jangan dilakukan, sebab melakukan USG dapat menghambat pertumbuhan janin anda, dan bahkan mempengaruhi bentuk janin anda yang sedang tumbuh.

ibu hamil

Khususnya buat anda yang usia kandungannya baru beberapa minggu sebaiknya memang jangan melakukan usg, namun untuk pemeriksaan rutin ke dokter tetap harus dilakukan. Dan kami menyarankan anda hanya melakukan satu kali usg saja, yakni pada usia kandungan anda sudah berusia 7 bulan untuk mengetahui jenis kelamin janin yang sedang anda kandung. Biar anda tidak penesaran seperti apa perkembangan janin anda, berikut ini telah kami rangkumkan informasi terkait perkembangan janin secara umum, berikut informasi selengkapnya.

Bulan Ke 1
Kehamilan baru bisa terjadi ketika sel telur sudah dibuahi, dan setelah masa pembuahan tersebut berlangsung maka akan mulai terbentuk sekumpulan sel berbentuk bola yang menempel pada dinding rahim. Selama satu bulan dari awal kehamilan, sel – sel tersebut terus berkembang hingga bentuknya seperti udang dengan ukuran sebesar beras, pada tahapan ini akan tumbuh susunan pusat dan jantung.

Bulan Ke 2
Pada usia menjelang dua bulan, maka akan tumbuh organ – organ lainnya seperti kaki, tangan, ginjal, mata, otak, dan mulut. Dan tepat pada usia 10 minggu, jantung sudah mulai berfungsi. Pada masa ini sebaiknya sang ibu mulai mengurangi kegiatannya, sebab rawan keguguran.

Bulan Ke 3
Secara umum ketika memasuki bulan ketiga, embrio sudah memiliki panjang 5CM dari kepala sampai pantat, untuk bobotnya sendiri sekitar 14Gram. Dimasa ini kelopak mata si cabang bayi sudah mulai bisa menutup dan terbuka, serta tangan maupun kakinya sudah semakin bertambah besar. Hampir semua bagian pada si cabang bayi mengalami penyempurnaan, biasanya ketika masa ini sang ibu mulai merasakan mual, lemas, dan lebih sering muntah.

Bulan Ke 4
Pada bulan ke empat, kuku – kuku mulai terbentuk, organ dalam pun semakin tumbuh, dan pada akhir bulan rambut sudah mulai tumbuh.

Bulan Ke 5
Di bulan kelima, panjang bayi sudah mencapai 13Cm dan sedang memproduksi selaput putih untuk melindungi tubuh dan kulitnya. Rambut dan alis sudah mulai tumbuh, dan paca inderanya un semakin berkembang.

Bulan Ke 6
Sekarang bayi sudah mulai mematangkan sistem kekebalan tubuh dan pencernaanya, selain itu bayi juga sudah mulai mengeluarkan air seni. Pada masa ini, si cabang bayi sudah mulai bisa mengontrol gerakannya, ciri- cirinya pada sang ibu sudah mulai terasa ada yang menendang – nendang perutnya.

Bulan Ke 7
Pada usia tujuh bulan, semua organ sudah semakin tumbuh sempurna khususnya otak. Selain itu, akan terjadi perpindahan posisi kepala sang cabang bayi yang kepalanya akan menjadi ke bawah. Pada masa ini sang ibu wajib memeriksakan kandungannya, tujuannya untuk mengetahui apakah posisi atau letak kepala bayi sudah benar.

Bulan Ke 8
Bayi sudah bisa membuka dan menutup matanya dengan sempurna, selain itu juga sudah mulai bisa merasakan rasa asam dan manis.

Bulan Ke 9
Di bulan ke sembilan, bayi sudah lengkap terbentuk. Kini ia siap dilahirkan kapan saja, dan setiap minggunya bobot si bayi akan bertambah 225 gram. Pada masa ini sang ibu akan lebih sering merasakan sakit pada perutnya, sebab akan bisa melahirkan sewaktu – waktu.

author