Cerita Tentang Ayah, Anak, dan Keledai

No comment 2174 views

Mungkin sudah banyak yang tahu tentang cerita ini,,
Tapi bagi saya, cerita ini baru saya dengar beberapa hari yang lalu.

Beberapa hari yang lalu saya sempat diskusi dengan salah satu dosen senior di kampus. Beliau adalah dosen yang sangat inspiratif. Banyak hal – hal baik yang dapat saya ambil dari nasihat – nasihat beliau. Termasuk cerita ini..

Pada zaman dahulu, ada seorang ayah dan anak pergi ke pasar untuk menjual seekor keledai. Di awal perjalanan, sang ayah dan anak naik keledai tersebut bersama-sama, sampai pada suatu tempat dimana banyak kerumunan orang disana. Salah seorang disana kemudian berkata, “Alangkah malangnya nasib keledai itu, tubuhnya yang kecil dinaikin oleh dua orang sekaligus”.

Mendengar perkataan itu, sang ayah kemudian turun sementara anaknya masih di atas keledai. Mereka kemudian berjalan lagi, hingga bertemu kerumunan orang lagi. Salah satu diantara mereka kemudian berkata, “Alangkah durhakanya anak tersebut, membiarkan ayahnya berjalan di siang terik seperti ini”.

Mendengar perkataan itu, si anak bergegas turun dan meminta ayahnya untuk naik ke atas keledai. Mereka pun melanjutkan perjalanan hingga bertemu kerumunan orang berikutnya, dan salah seorang diantara mereka berkata, “Betapa teganya orang tua ini, membiarkan anaknya yang masih kecil jalan kaki”.

Mendengar perkataan orang ini, sang ayah kemudian turun dan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan bersama anaknya dengan berjalan kaki.

Ketika mendekati pasar, mereka kembali bertemu dengan seseorang dan orang itu berkata, “Mengapa kalian berdua tidak memanfaatkan keledai itu, untuk apa kalian jalan kaki jika ada keledai yang bisa dinaiki ?”

Nasihat dari cerita ini :
Apabila kita sudah yakin dengan tujuan kita, maka kita harus fokus pada tujuan tersebut. Jangan mudah tergoyahkan dengan pendapat orang lain, karena kita akan dibuat bingung sendiri karenanya.

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : arefblog.wordpress.com )

author