Dampak Penganiayaan dan Kekerasan Anak Terhadap Pertumbuhan

Kekerasan anak yang berwujud penganiayaan fisik, psikologi, mental, maupun seksual terhadap anak yang sedang tumbuh merupakan suatu hal yang dikutuk oleh dunia. Pasalnya tindakan seperti ini tak hanya akan menyebabkan luka fisik namun juga akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan kejiwaan anak kedepannya. Anak korban kekerasan sering kali tumbuh menjadi pribadi yang agresif, pendendam, dan keras, namun ada juga yang menjadi pendiam, pasif, apatis, dan mengalami frustasi.

kekerasan anak

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai bahaya atau dampak dari kekerasan terhadap anak, berikut kami berikan ulasannya.

  • Dampak kekerasan fisik

Kondisi seperti akan memicu anak tumbuh menjadi pribadi yang keras dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan hal yang sama setelah dewasa. Selain itu kekerasan secara fisik ini dapat menyebabkan anak mengalami kecacatan fisik sehingga akan menggangu proses pertumbuhannya

  • Dampak kekerasan psikis

Unicef sebagai organisasi dunia peduli anak mengungkapkan bahwa anak yang sering mengalami kekerasan fisik seperti di marahi atau dibentak – bentak oleh orang tuanya berpotensi mengalami tekanan batin yang menyebabkan rasa depresi dan frustasi berat. Jika hal ini terus berlansung hingga anak beranjak remaja maka akan meningkatkan resiko kenakalan remaja seperti pengkonsumsian alkohol an narkoba. Hal ini dijadikan sebagai pelampiasan diri terhadap semua tekanan diri yang dihadapi.

  • Dampak kekerasan seksual

Dampak dari kekerasan ini antara lain rasa rendah diri atau minder dalam bergaul bersama teman sebayanya, mengalami ketidak normalan sistem reproduksi, terjadinya kecemasan dan rasa takut yang berlebih pada diri korban, serta terjadinya perubahan pola hidup seperti sering ngompol dan tidur tidak nyenyak.

Oleh karena berbahayanya dampak penganiayaan dan kekerasan terhadap anak ini, maka semua pihak diharapkan turut berpartisipasi aktif dalam kampanya anti kekerasan anak yang tengah digalakkan diseluruh dunia. Lindungi masa depan anak dengan memberinya rasa nyaman dan kasih sayang dalam keluarga dan lingkungannya.

author