Dia Butuh Istirahat, dia butuh dimengerti

Ketika anak mulai memasuki bangku sekolah, orang tua akan bangga memantau prestasi akademiknya setiap saat. Orang tua jaman sekarang memiliki ambisi yang besar agar anaknya berprestasi di kelas, dengan pandangan bahwa prestasi selalu nilai akademik. Banyak usaha yang dilakukan orang tua untuk mewujudkan hal tersebut.

Hal ini memang tidak salah,mungkin orang tua ingin yang terbaik untuk masa depan si kecil, namun ini bukan satu-satunya cara. Anak-anak mungkin memiliki bakat lain yang lebih membanggakan dan lebih mudah dikembangkan dari pada bakat akademiknya.

belajar

Kanak-kanak adalah masa dimana mereka harusnya bermain, bukan malah dipaksa menuruti ambisi orang tua agar bisa dipamerkan ke mana-mana. Lalu dimasukkan di tempat les setelah ia pulang sekolah. Bayangkan, kapan mereka akan bermain? Kapan mereka akan bersosialisasi? Bagaimana jika anak tersebut adalah Anda? Tentu serasa hak-hak terenggut.

Yang sebaiknya orang tua lakukan adalah mencari bakat anak. Bakat ini bisa dipancing atau terlihat secara natural. Lalu kembangkan bakat anak, jangan malah mencari-cari bakat diluar kemampuan anak. Selain itu, beri kesempatan anak untuk beristirahat serta bermain, karna hal ini baik untuk perkembangan psikologis mereka.

Jangan memaksakan anak untuk belajar terlalu keras. Akibatnya justru belajar akan menjadi hal yang sangat tidak menarik dan akhirnya dibenci anak. Ketika hal ini terjadi, jelas anak Anda tidak menyukai belajar dan prestasinya akan menurun. Lalu jika terlalu banyak dimarahi, mereka mungkin sekali akan melabeli dirinya dengan anak bodoh.

author