Diare pada Bayi, Kenali Penyebabnya lalu Sembuhkan!

Diare merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan yang sangat akrab dengan bayi, bahkan pada bayi yang belum genap berumur satu bulan pun. Diare pada bayi biasanya ditandai dengan adanya perubahan kondisi fases yang menjadi lebih lembut atau lebih cair dari kondisi biasanya.

Masalah diare ini memang nampaknya sedikit spele namun jangan pernah meremehkannya. Pada kebanyakan kasus diare pada bayi memang jarang menyebabkan dehidrasi, akan tetapi jika si kecil mulai terserang dehidrasi biasanya akan sangat cepat dan serius serta dapat berakibat sangat fatal.

Diare pada bayi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari pola asupan yang salah hingga infeksi virus dan bakteri. Berikut beberapa penyebab diare pada bayi yang sering terjadi dan cara penanganannya.

diare

  • Diare akibat infeksi bakteri

Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan diare pada bayi antara lain shigella, salmonella, staphylococcus, dan E.coli. Diare yang disebabkan oleh bakteri tersebut biasanya dapat berdampak cukup serius dengan disertai demam dan kram darah dalam tinja. Langkah terbaik untuk mengatasi diare jenis ini adalah bersegera membawa si kecil ke dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

  • Diare akibat infeksi virus

Beberapa jenis virus penyebab diare antara lain rotovirus, adenovirus, calicivirus, dan astrovirus. Pada diare ini seringkali disertai rasa nyeri diperut, demam, menggigil, dan muntah – muntah.

  • Diare akibat salah pola asupan

Bayi yang masih berusia dibawah satu tahun umumnya belum dapat mencerna makanan dalam bentuk padat. Nah untuk mengatasinya biasanya ibu membuat jus dari buah atau sayur untuk menambah nutrisi bayi. Namun pemberian jus dalam jumlah banyak pada bayi dapat menyebabkan diare, karena jus buah manis mengandung kadar sorbitol dan fruktosa yang cukup tinggi. Untuk mengatasinya Anda cukup mengurangi atau menghentikan pemberian jus tersebut ketika bayi mengalami diare.

author