Gangguan-gangguan pada bayi baru lahir

No comment 1505 views

Bayi baru lahir, sering kali mengalami shock karena kondisi di dalam rahim bayi berbeda dengan kondisi di luar. Suhu yang berganti secara tiba-tiba ini dapat mnyebabkan bayi mengalami hipertemia yang berakibat pada gangguan kedehatan lainnya seperti hipoglikemia (gula darah rendah), gangguan pernafasan, lemas atau gelisah, kejang, dan sesak napas. Salah satu cara yang dapat dilakukan guna mencagah hipertemia adalah kontak skin-to-skin bayi dengan ibu.

Selain itu, perlindungan terhadap tubuh bayi pun mulai berkurang, akibatnya banyak bakteri dan virus yang dapat menyerang tubuh bayi. Akibatnya bayi mudah terserang penyakit. Untuk mengantisipasi hal ini dan guna meningkatkan kekebalan tubuh, maka sangat dianjurkan agar bayi meminum ASI pertama yang masih kaya akan colustrum sebagai pensuplai kekebalan tubuh bayi.

bayi marah

Namun terkadang pemberian ASI pertama juga tidak menjamin bayi akan selalu sehat dan tidak dapat diserang penyakit. Penyakit-penyakit yang sering menyerang bayi baru lahir menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) antara lain:

  1. Bayi Kuning

Yang perlu diwaspadai adalah ketika 24 jam pertama setelah lahir, berlangsung lebih dari 2 minggu, disertai demam, sangat kuning sampai telapak tangan dan kaki bayi, berdasarkan grafik bilirubin mencapai batas untuk sinar maupun tranfusi tukar.

  1. Kolik

Cirinya bayi menangis terus menerus dan tidak dapat dihentikan.

  1. Gumoh

Gumoh yaitu keluarnya cairan dari mulut bayi, hampir seperti muntah. Hal ini dapat dicegah dengan letakkan dalam posisi tegak pada bahu atau pangkuan kemudian tepuk-tepuk ringan punggung bayi setiap bayi selesai menyusu.

 

 

 

author