Gigi Anak Tumbuh Tidak Pada Tempatnya?

No comment 1923 views

Perkembangan anak adalah satu hal yang sangat sayang untuk dilewatkan bagi para orang tua. Mulai dari reaksi tubuh, gaya berbicara hingga pertumbuhan gigi. Nah, untuk yang terakhir ini tidak sedikit para orang tua yang kerap merasa khawatir dan bingung karena pertumbuhannya yang tidak pada tempatnya. Padahal, jika gigi anak tumbuh tidak pada tempatnya akan membuat perkembangan gigi menjadi tidak enak dilihat.

Biasanya, pertumbuhan gigi susu merupakan awal dari tumbuhnya gigi lain dan memberikan fungsi agar makanan dapat disantap. Jadi, jika gigi susu rusak maka si kecil akan menjadi rewel akibatnya akan membuat mereka malas makan dan menurunkan konsentrasi belajar.

gigi anak tumbuh tidak pada tempatnya

Tidak sedikit anak mengalami pertumbuhan gigi seri sementara gisi susunya belum ada yang tanggal. Jika dalam kondisi seperti ini, tiada jalan lain yaitu mencopot gigi susu yang menahan pertumbuhan gigi seri agar dapat tumbuh dengan susunan yang rapi. Namun, tidak selamanya juga gigi susu dapat dicabut selain gigi sulung yang mengganggu saja. Hal ini bertujuan agar si kecil tidak menjadi ompong dan menyebabkan mereka sulit untuk mengunyah makanan.

Gigi Anak Tumbuh Tidak Pada Tempatnya Karena Faktor Genetik?

Mengenalkan pada anak sejak dini untuk menyikat gigi sebanyak dua kali dalam sehari adalah langkah yang tepat. Ini bertujuan agar kebersihan dan kesehatan gigi terjaga dan tidak menimbulkan gigi berlubang atau karang gigi. Satu hal, mencegah gigi anak tumbuh tidak pada tempatnya.

Meskipun demikian, kerapihan gigi pada anak bisa juga dipengaruhi oleh faktor genetik yang sulit untuk diatasi. Artinya, meski sudah melakukan serangkaian perawatan namun bisa saja giginya tetap berjejalan.

Secara medis, hal ini bisa terjadi dikarenakan tidak adanya kesesuaian antara ukuran rahang atau gusi dengan gigi. Seperti adanya faktor keturunan yang memiliki rahang kecil sementara ukuran giginya besar-besar sehingga memberi kesan bertumpuk-tumpuk.

Nah, dengan mengacu kepada alasan mengapa pertumbuhannya menjadi tidak sempurna, alangkah bijak jika para orang tua turut mengawasinya. Melakukan diskusi dengan dokter gigi secara berkala dipercaya mengurangi kemungkinan gigi anak tumbuh tidak pada tempatnya.

author