Hati-Hati Terhadap Penyakit Kulit Pada Anak Balita

Penyakit Kulit Pada Balita banyak sekali jenisnya. Kulit anak masih dalam tahap perkembangan, sehingga rawan kedatangan penyakit sepele tetapi berbahaya. Jaringan kulit pada anak masih sangat lemah, belum seperti orang dewasa. Apalagi di Indonesia ini yang iklimnya agak lembab, keadaan cuaca tersebut menyebabkan penyakit kulit pada balita/anak. Sebagai orang tua, anda harus peduli akan kesehatan anak dan anda harus Hati-Hati Penyakit Kulit Pada Balita/anak anda.

Penyakit Kulit Pada Balita

Kulit bayi masih sensitif

Berikut ini Jenis Penyakit Kulit Pada Balita

Kurap

Kurap atau yang sering dimaksud juga sebagai ringworm meruapkan infeksi kulit yang dikarenakan oleh jamur (ingat, bukan cacing) yang hidup di dalam sel kulit mati, rambut serta jaringan kuku. Pada permulaannya, kulit jadi kemerahan serta bersisik, makin lama kulit akan membentuk pola seperti cincin, kulit jadi mengelupas, merah, gatal serta melepuh. Penularan kurap bisa berlangsung jika disebabkan bersentuhan dengan orang lain atau hewan yang juga terkena kurap, ketika bersamaan menggunakan barang pribadi (handuk misalnya). Obati dengan salep anti jamur.

Impetigo

Impetigo merupakan penyakit kulit yang kerap mengenai anak-anak yang kurang melindungi kebersihan dirinya. Impetigo dikarenakan oleh infeksi bakteri stafilokokus atau streptokokus. Impetigo mengakibatkan kulit jadi kemerahan atau melepuh yang diisi cairan serta berkerak. Penularan impetigo bisa lewat sentuhan kulit atau bersamaan menggunakan barang pribadi (seperti handuk) serta mainan. Bila digaruk akan jadi tambah parah dan menyebar ke sisi kulit lain. Pakai obat antibiotik untuk menghentikan penyebaran dikulit anak.

Biang Keringat

Biang keringat berlangsung disebabkan oleh tersumbatnya saluran keringat. Gejalanya yaitu ada bintik-bintik seperti jerawat kemerahan pada kepala, leher serta bahu. Umumnya dikarenakan oleh baju yang digunakan si anak terlalu tebal (panas) sehingga tidak dapat menyerap keringat dengan baik.

Kutil

Kuti merupakan bagian kulit yang tumbuh. Penyakit kulit pada balita ini dapat menular, dengan cara bersentuhan sesama penderita kutil. Kutil ini biasanya terdapat dijari atau ditangan. Cara mencegah penyebaran kutil yaitu dengan cara mencabut kutil tersebut hingga akarnya, hati-hati karena ini agak sakit. Jangan sampai anak anda menggigit kutilnya. Kutil tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat hilang sendiri karena penyakit kulit ini tidak berbahaya.

Nah, setelah mengerti penyakit kulit pada balita, sebaiknya anda Hati-Hati Akan Penyakit Kulit Pada Balita.

author