Hindari Makanan-makanan yang berdampak buruk bagi kesehatan si kecil

pantangan hepatitis

Si bayi mulai beranjak menjadi anak-anak yang tumbuh sehat dan aktif merupakan kebanggaan Bunda. Seiring bertambahnya aktivitas anak, tentu saja Bunda harus ekstra dalam menyiapkan kebutuhan anak yang sudah semakin meningkat. Mulai dari kebutuhan pakaian, hingga kebutuhan makanan.

Anak yang mulai aktif, tentu memerlukan lebih banyak kalori yang harus disuplai dengan makanan yang bervariasi pula. Maka Bunda harus selalu menyediakan alternatif makanan sehat bagi anak. Makanan sehat ini merupakan makanan yang terdiri dari empat sehat lima sempurna dengan kalori yang pas.

Nah, ketika si kecil mulai masuk sekolah atau mulai suka membeli makanan (jajanan), Anda harus berhati-hati dalam mengawasinya. Hal ini dikarenakan banyak sekali pedaganhg makanan yang ngawur asal laku saja tanpa memperhatikan kehigienisan serta keamanan makanan yang mereka jajakan. Misalnya saja, dengan dalih anak menyukai warna-warna cerah, lalu pedagang makanan menambahkan zat warna pakaian pada es krim yang dijajakan.

Makanan-makanan semacam itu merupakan makanan yang wajib dihindari. Karena pewarna pakaian akan bahaya bagi tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit berat seperti kanker. Contoh makanan lain yang harus dihindari adalah makanan yang mengandung MSG (monosodium glutamat). MSG merupakan penyedap makanan yang bila dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan anak kekurangan hormon thyroxin dan parathyroid yang berdampak negatif ke pertumbuhan tulang dan perkembangan tubuh. Hal tersebut karena tubuh kehilangan kalsium dan fosfor.

author