Hiu Kecil

No comment 438 views
Hiu Kecil,5 / 5 ( 1votes )

Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan terserbut masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dengan ikan salmon yang sudah diawetkan dengan es. Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon hasil tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dalam perjalanan menuju daratan salmon2 itu tetap hidup.

Mesti demikian pada kenyataannya banyak salmon yang mati di kolam buatan tersebut. Bagaimana cara nya mereka menyiasatinya? Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tersebut. Ajaib!! Hiu kecil itu “memaksa ” salmon2 itu terus bergerak karena jangan sampai dimangsa. Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit!

Diam membuat kita mati! Bergerak membuat kita hidup! Barangkali kurang lebih itulah pesan moral yang dapat kita tangkap dari gmbaran diatas.

Apa yang membuat kita diam? Saat tidak ada masalah dalam hidup dan saat kita berada dalam zona nyaman. Situasi sperti ini kerap membuat kita terlena. Begitu terlenanya sehingga kita tidak sadar bahwa kita telah mati. Ironis, bukan?

Apa yg membuat kita bergerak? Masalah, pergumulan dan tekanan hidup. Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita brgerak aktif dan berusaha bagaimana mengatasi semua pergumulan hidup itu. Disaat saat sperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kepada Tuhan. Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa!!

Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dalam hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup. Itu sebabnya syukurilah “hiu kecil” yg terus memaksa kita untuk bergerak dan tetap survive! Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak… Be blessed…..

Tolong “share” ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada renungan di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : www.selamatpagi.net )

author