Ironis : Pria Ini Membiarkan Anaknya Mati Kelaparan Gara-Gara Kucing

Tugas dan kewajiban orang tua adalah memberikan makanan, pakaian serta pendidikan yang layak untuk anak-anaknya, namun ironis sekali apa yang dilakukan oleh seorang pria Jepang ini.  Seorang bocah laki-laki berusia dua tahun dan 10 bulan itu tewas karena kelaparan, hal ini disebabkan karena ayahnya lebih peduli pada kucingnya.

Polisi mengatakan bahwa bocah yang kelaparan itu berusaha memakan apa saja karena kelaparan.  Popok sekali pakai, plastik, makanan kucing dan kertas ditemukan di perut bocah malang tersebut.  Apa yang dikatakan ayah anak tersebut sangatlah aneh.  “Bukannya saya tak melakukan apapun namun kucing saya lebih penting daripada anak saya” begitu tegasnya.

Saat anak itu meninggal ia hanya berbobot sekitar 5,8 kg padahal biasanya anak usia 2 tahun 10 bulan normalnya berbobot sekitar 12 kg.  Ibu anak tersebut menelepon polisi dan mengatakan bahwa anaknya tak bernafas lagi, polisipun langsung melarikan bocah tersebut ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong lagi.

Polisi mulai menginvestigasi kasus tersebut setelah petugas rumah sakit mengatakan pada mereka bahwa mereka curiga orangtua anak tersebut telah membiarkan anaknya kelaparan.  Sungguh sebuah kisah tragis dan memilukan, seharusnya orang tuanya lebih mendahulukan anaknya daripada apapun juga.

___________________________________________________________________________________

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber: lapar.com )

author