Kancil Mencuri Timun VS Koruptor

No comment 1324 views

Tentu saja dongeng anak “Kancil Mencuri Timun” sudah tidak asing lagi di benak kita. Atau mungkin juga dahulu ketika masih kecil, orang tua sering mendongengkannya sebelum tidur. Dongeng ini memang menarik dan membuat anak ingin lagi dan lagi mendengarkannya.

Bahkan, seperti orang tua juga sangat familiar mengenai dongeng ini. Atau mungkin juga orang tua jaman dahulu kekurangan referensi dongeng, sehingga cerita ini terus yang didengung-dengungkan. Memang tidak salah, tetapi taukah jika dongeng ini mengandung karakter yang kurang baik?

Komisi pemberantasan korupsi (KPK) menghimbau agar orang tua dan guru tidak lagi mendongengkan Kancil Mencuri Timun kepada anak. Hal ini dikarenakan perilaku kancil dalam cerita yang sedikit banyak mengajari anak bagaimana berperilaku licik termasuk mencuri.

cerdas

Padahal, dongeng sendiri memiliki tujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter kepada anak melalui cara yang menyenangkan. Lantas apa jadinya jika karekter yang ditampilkan adalah mencuri? Ya tidak jauh dari itu, akhirnya banyak koruptor di negeri ini, walaupun akhirnya juga tidak semua orang berperilaku demikian.

Menanamkan karakter kepada anak merupakan hal yang mulia dan dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan dongeng. Namun, pemilihan dongeng pun harus diperhatikan, salah-salah bukan karakter yang didapatkan, justru malah perilaku menyimpang. Oleh karena itu, perhatikan dan pilihlah dongeng terbaik untuk anak-anak.

author