Ketahui Tujuan Pemeriksaan Fisik Ibu Hamil

No comment 944 views

Perubahan bentuk tubuh bagi wanita hamil adalah satu kondisi yang memang tak dapat dielakkan. Berat badan kian bertambah seiring dengan pertumbuhan janin yang terkadang membuat sulit untuk melakukan aktifitas. Namun, jangan terlena dengan kebiasaan ini karena jika tak sesuai dengan berat badan ideal, bisa-bisa membuat janin lahir dalam kondisi tidak baik.

Melakukan pengecekan secara berkala ke dokter kandungan adalah langkah yang tepat agar mengetahui kondisi kesehatan janin dan ibu. Selama diskusi medis dipastikan pemeriksaan fisik ibu hamil akan dilakukan sehingga dari hasil yang didapat akan diketahui kendala serta solusi apa yang harus dilakukan. Setidaknya, para dokter akan melakukan rencana pemulihan yang sesuai dengan kondisi ibu.

Adapun pemeriksaan fisik ibu hamil itu sendiri merupakan bagian dari ANC yang tujuannya untuk mencegah terjadinya masalah saat hamil yang bisa beresiko kepada kematian. ANC ini sendiri mencakup secara keseluruhan seperti memeriksa kondisi ibu dan janin, mempersiapkan proses persalinan hinga memberikan saran medis kepada calon orang tua.

Pemeriksaan Fisik Ibu Hamil dan Jenisnya

pemeriksaan fisik ibu hamilPada dasarnya, dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan terhadap dua hal yaitu :

Pemeriksaan ibu hamil : meliputi berat badan, tinggi badan, tekanan darah hingga pemeriksaan kaki. Hal ini sangat penting agar dapat mengetahui kesehatan ibu yang tentu saja akan berpengaruh kepada perkembangan janin yang ada di dalam kandungan.

Pemeriksaan Janin : meliputi pengecekan perkembangan janin dengan memonitoring gerakan, detak jantung dan kondisi fisik. Metode USG kerap digunakan agar hasil yang diharapkan lebih tepat dan akurat.

Pemeriksaan Fisik Ibu Hamil : Kapan Dilakukan?

Tidak ada aturan khusus yang menetapkan seorang wanita hamil menjalankan pemeriksaan fisik ibu hamil. Hal ini disebabkan karena kondisi kehamilan seseorang bisa berbeda-beda. Namun yang pasti, sejak dinyatakan positif hamil, maka melakukan pemeriksaan adalah langkah yang tepat. Semakin tua usia kehamilan, maka waktu pemeriksaan pun akan semakin dekat.

Artinya, pemeriksaan ini juga sesuai dengan usia kandungan seperti di masa trimester pertama maka pemeriksaan dilakukan sebulan kali. Kemudian meningkat menjadi 2 – 3 kali dalam seminggu saat kehamilan berada di minggu ke 36 dan seterusnya. Jadi, masih menunda pemeriksaan fisik ibu hamil?

author