Kisah Ama Dan Akong

No comment 516 views

Seorang kakek menyuapi istrinya (sang nenek) yang sedang sakit. Memang sangat menyentuh dan menurut saya inilah saat paling romantis dalam hidup sepasang manusia .

Apalah arti kata “I Love U” bila hanya sebatas di mulut tanpa tindakan nyata? Saling menjaga, mengasihi dan janji setia untuk seumur hidup hanya dengan seorang pria / wanita sebagai pasangan.

Si Kakek ini seumur hidupnya tidak pernah mengucapkan “I LOVE YOU” dalam bahasa verbal apapun. Ketika si lelaki (kakek itu) itu melamar si wanita (si nenek), hanya 3 kata yang diucapkan : “Percayalah kepada saya.”

Ketika si istri melahirkan anak perempuan pertama, si lelaki mengatakan : ” Maaf ya sudah menyusahkan kamu”.

Ketika anak perempuannya menikah, si istri merasa kehilangan dan si suami ini hanya merangkul dia dengan mengatakan, “Masih ada Saya.”

Ketika si nenek itu sedang sakit parah, ia mengatakan kepadanya, “Saya akan selalu ada disampingmu.”

Ketika si nenek sakitnya semakin parah dan akan meninggal, si kakek hanya mengatakan kepada istrinya, “Kamu tunggu saya ya.”

Seumur hidup, ia tidak pernah sekalipun mengucapkan “Aku cinta padamu”. Tetapi “CINTA” nya tidak pernah meninggalkan dia, Cintanya diwujudkan dalam hidup keseharian mereka, seumur hidup tindakan dan perbuatannya selalu penuh dengan CINTA.

Walaupun sulit menemukan pasangan seperti dongeng ini, tapi saya percaya pasti ada pasangan-pasangan lain yang demikian kuat rasa cintanya di dunia ini. Semoga demikian pula untuk semua pasangan yang sudah memutuskan untuk hidup bersama. Karena dengan anda memutuskan untuk menikahi pasangan anda maka itu berarti kontrak seumur hidup sudah dimulai termasuk semua konsekwensinya.

Jadilah Akong & Ama ter-romantis versi anda masing-masing.

Tolong “share” ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada renungan di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : www.selamatpagi.net )

author