Kunci Kesuksesan

No comment 739 views

Suatu kali satu mobil mewah memasuki sebuah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum) milik sebuah perusahaan besar. Selanjutnya sang supir mobil itu memesan bahan bakar bensin yang diinginkan, dan smentara bensin diisi ke tangki mobil, penumpang mobil itu keluar dan berbicang-bincang dengan karyawan SPBU itu.

“Anda menyukai pekerjaan Anda?” Tanya orang itu. “Suka sekali!” sahut lelaki muda tersebut. “Saya menyukainya seperti Anjing menyukai Kucing.”  “Oh,” sahut orang itu, “Jika Anda tidak menyukai pekerjaan Anda, mengapa Anda bekerja disini.”

“Karena saya sedang menunggu sesuatu yang lebih baik,” jawab pemuda itu.

“Berapa lama lagi Anda harus menunggu?” Tanya lelaki itu. “Saya tidak tahu. Tetapi saya berharap saya bisa segera keluar dari sini. Karena tidak ada kesempatan di sini untuk orang pintar  seperti saya. Saya lulusan SMU dan saya bisa mendapatkan posisi yang lebih baik jika ada kesempatan.” Jawabnya.

“Oh ya! Sahut orang itu. “Jika saya tawarkan pada Anda suatu posisi yang lebih baik dari pada posisi Anda sekarang ini, apakah Anda akan yakin akan menjadi lebih baik dari yang sekarang ini?” Tanya orang itu.

“Saya tidak bisa mengatakannya.” Jawab lelaki muda itu.

“Kalau begitu, ijinkan saya memberitahu bahwa posisi yang lebih baik biasanya akan menghampiri orang yang siap mengisinya. Dan saya melihat Anda tidak siap untuk posisi yang lebih baik, setidaknya selagi cara berpikir Anda yang seperti sekarang ini. Mungkin ada kesempatan besar bagi Anda di tempat Anda berdiri sekarang. Ijinkan saya merekomendasikansebuah buku motivasi, mungkin bisa memberi ide-ide yang bermanfaat bagi Anda sepanjang hidup.” Kata pemilik mobil itu sambil masuk ke dalam mobil dan pergi.

Sebetulnya tanpa sepengetahuan anak muda tersebut, ia  baru saja berbicara dengan pimpinan dan pemilik perusahaan  SPBU itu. Ia idak menyadari bahwa setiap kata yang diucapkannya telah merusak kesempatan yang jauh lebih baik di tempat ia bekerja.

SPBU itu kemudian diisi oleh seorang pemuda lain. Kali ini SPBU itu menjadi  SPBU paling menguntungkan yang beroperasi pada perusahaan itu. Karena telah menjadi sebuah toko yang menyenangkan dalam kondisi yang sama , dengan harga jual sama, namun dengan kepribadian dari karyawan yang berbeda. (Sumber: Napoleon Hill, The Magic Ladder to Success).

Refleksi:

Praktis semua kesuksesan dalam hidup bergantung pada kepribadian yang baik. Watak yang buruk akan melenyapkan kesempatan terbaik bagi orang berpendidikan tinggi sekalipun. Watak yang buruk dapat menghancurkan hidup orang yang bersangkutan. Sukses dalam semua bidang kehidupan sangat bergantung pada orang-orang yang memiliki kepribadian yang baik di dalamnya.

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

(Sumber : inspirasijiwa.com)

author