Lawan Biang Keringat Bayi dengan 3 Langkah Pencegahan

Bayi usia dibawah satu tahun umumya lebih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan dibanding orang dewasa, seperti gangguan kesehatan kulit. Kulit bayi yang masih sangat sensitif dan labil menjadi salah satu penyebabnya, selain itu kondisi kelenjar keringat dan minyak yang terdapat pada jaringan kulit juga belum dapat bekerja secara sempurna sehingga semakin meningkatkan resiko gangguan kesehatan kulit bayi.

Berbicara mengenai masalah kesehatan kulit bayi, salah satu yang sering menyerang bayi adalah biang keringat. Biang keringat atau dalam istilah jawa disebut keringet buntet ini disebabkan karena tersumbatnya kelenjar keringat pada permukaan kulit bayi sehingga mengganggu proses pengeluaran keringat.

biang keringat

Biang keringat umumnya ditandai dengan munculnya biltil – bintil merah pada kulit bayi yang menyebabkan rasa gatal dan terkadang panas sehingga menyebabkan bayi tidak nyaman dan sering rewel. Biang keringat ini biasanya terjadi pada bagian tubuh yang sering berkeringat seperti siku, leher, ketiak, pantat, lipat paha, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu sebelum si kecil mengalami masalah biang keringat ini ada baiknya Anda melakukan upaya pencegahan, sebagaimana pepatah mengatakan mencegah lebih baik dari pada mengobati. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah biang keringat pada bayi, diantaranya sebagai berikut:

  • Pilih pakaian bayi yang mudah menyerap keringat, dalam hal ini bahan katun mungkin menjadi salah satu pilihan yang tepat. Selain itu hindari pakaian bayi yang terlalu ketat.
  • Perhatikan betul sirkulasi udara dan suhu ruangan tempat bayi, usahakan ruangan selalu dalam kondisi sejuk dengan sirkulasi udara yang baik.
  • Mandikan bayi secara teratur setiap pagi dan sore agar tubuh bayi selalu bersih dari kotoran yang dapat menyumbat pori – pori.

Dengan memperhatikan dan melakukan beberapa hal diatas, potensi terkena biang keringat pada bayi Anda dapat diminimalkan. Dengan demikian bayi Anda akan tetap tumbuh sehat dengan kulit yang sehat tanpa biang keringat.

author