Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak Usia 2 Tahun

No comment 551 views

Kegiatan belajar atau mengasah kecerdasan otak anak usia 2 tahun tentu tak boleh dilakukan sama halnya dengan apa yang dilakukan pada anak usia sekolah. Tentunya pada anak usia 2 tahun ini kegiatan melatih kecerdasan harus dapat dilakukan melalui kegiatan – kegiatan yang menarik dan menyenangkan, seperti pembelajaran melalui permainan.

Bermain selain dapat membuat anak senang ternyata juga dapat melatih kecerdasan anak. Namun tentunya tak semua permainan atau mainan memiliki fungsi seperti itu. Oleh sebab itu seorang ibu harus benar – benar slektif dalam memilihkan mainan untuk anaknya yang tengaha memasuki usia 2 tahun. Salah satu mainan yang sangat tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan anak adalah ‘Puzzle’.

pazel

Pazzle merupakan jenis mainan yang banyak direkomendasikan oleh para ahli pendidikan anak usia dini sebagai media pembelajaran yang menarik. Banyak manfaat yang dapat diperoleh melalui jenis mainan yang satu ini. Berikut manfaat bermain puzzle untuk anak usia 2 tahun:

  • Merangsang dan meningkatkan kecerdasan kognitif

Puzzle dirancang sebagai sebuah mainan yang menuntut anak memecahkan sebuah masalah sederhana berkaitan dengan bentuk dan gambar. Nah dengan bermain puzzle ini akan dapat melatih anak menggunakan logika berfikir dalam memasangakan tiap bagian pazzle, sehingga secara tidak langsung dapat merangsang dan meningkatkan kemampuan kognitif anak.

  • Melatih kemampuan motorik halus

Kemampuan motorik halus merupakan kemampuan anak yang berkenaan dengan otot – otot kecil seperti tangan dan jari. Bermaian puzzle tentu membutuhkan keterampilan tangan dalam menyusun setiap bentuk atau gambar. Dengan demikian secara tidak langsung kemampuan motorik halus anak akan terus terlatih sehingga dapat semakin berkembang.

Nah ternyata bermain puzzle tidak hanya menyenangkan bukan? Melainkan memiliki banyak manfaat untuk pertumbuhan anak. Untuk itu mulailah berfikir dan bertindak slektif dalam memberikan mainan kepada anak yang tengah tumbuh.

author