Memahami 4 Tugas Perkembangan Bayi Menurut Ilmu Psikologi

Setiap individu tentu terus mengalami perkembangan dan akan melewati berbagai tahapan atau fase yang umumnya ditentukan oleh usia. Setiap tahap atau fase perkembangan ini memiliki ciri dan tugas perkembangan masing – masing, dimana dari setiap tahap akan berbeda satu dengan yang lainnya.

Berbicara mengenai tahapan dalam perkembangan seseorang tentu kita tidak akan lepas dari tahap atau fase bayi. Yap tahapan ini merupakan tahapan awal bagi setiap individu setelah ia terlahir di dunia hingga usia sekitar dua tahun. Pada tahap bayi ini, seseorang dituntut untuk dapat melakukan berbagai pencapaian perkembangan yang disebut dengan tugas perkembangan.

berjalan

Tugas perkembangan pada masa bayi, menurut ilmu psikologis ada empat macam yaitu makan, berbicara, berjalan, dan menguasai alat pembuangan. Untuk lebih jelasnya mengenai tugas perkembangan masa bayi ini, yuk simak ulasan berikut ini.

Makan

Bayi yang baru lahir hingga usia 6 bulan umumnya hanya mendapatkan asupan nutrisi dari ASI dan belum mendapat asupan dari jenis makanan lain. Baru ketiak bayi memasuki usia 6 bulan, ia harus sudah diberikan makanan pendamping ASI guna menambah nutrisi bagi tubuhnya. Oleh sebab itu bayi harus belajar untuk memakan dan mencerna bahan makanan selain ASI, mulai dari yang bertekstur lembut pada awalnya dan semakin meningkat untuk makanan yang sediit lebih padat. Begitu seterusnya.

Berbicara

Berbicara merupakan tugas perkembangan yang harus dicapai pada masa bayi. Seorang individu yang gagal mencapai tugas ini biasanya akan mengalami gangguan bicara pada masa dewasanya. Dengan demikian hendaklah orang tua sedini mungkin memberikan stimulus pada bayi agar ia terpacu untuk segera dapat mengucapkan kata – kata dan berbicara.

Berjalan

Bayi memiliki kecepatan yang berbeda – beda dalam mencapai tugas perkembangan, termasuk kemampuan untuk berjalan. Namun pada umumnya bayi akan mulai dapat berjalan ketia ia memasuki usia 10 hingga 18 bulan. Jika setelah usia ini si kecil belum juga dapat berjalan, orang tua patut kawatir. Pasalnya bisa jadi terjadi gangguan kesehatan yang menghambatnya untuk mencapai tugas berjalan.

Menguasai alat pengeluaran

Pada masa bayi awal, tentu adalah hal yang sangat wajar ketika ia sering ngompol atau buang air sebarangan. Namun ketika memasuki usia bayi akhir hendaknya si kecil telah diajarkan bagaimana menguasai alat pengeluarannya. Lakukan toilet trining kepada si kecil sedini mungkin ketika itu telah memungkinkan. Dengan demikian ia akan dapat merasakan perubahan yang terjadi dalam dirinya ketika ia hendak buang air, sehingga ia tidak akan lagi ngompol sebarangan.

author