Mengajarkan Anak Peduli Sekitar

No comment 993 views

Sebagai orang tua mengajarkan anak peduli sekitar merupakan begitu penting, Di era modern dan teknologi yang sudah sangat maju sekarang ini, sepertinya kepedulian terhadap lingkungan semakin terkikis, terutama di kalangan generasi penerus bangsa. Segala macam hal yang berbentuk fisik pun telah banyak digantikan sesuatu yang berbentuk digital dan virtual seperti buku elektronik, kebun virtual, hewan peliharaan digital serta inovasi-inovasi lainnya. Jika dibiarkan, nantinya generasi penerus kita akan lebih memilih untuk larut dalam dunia digital dan menjauhi lingkungan yang sebenarnya. Akibatnya, kepedulian generasi penerus terhadap lingkungan pun akan semakin berkurang atau mungkin hilang sama sekali. Anda tentu tidak menginginkan hal tersebut terjadi bukan?


Untuk menghindari hal negatif tersebut, ada baiknya sejak dini Anda mengenalkan generasi penerus bangsa terhadap lingkungannya, yang dimulai dari anak atau keluarga Anda sendiri serta bermula dari sesuatu yang kecil, agar nantinya tertanam rasa peduli terhadap lingkungannya tersebut. Toh nantinya yang menikmati adalah mereka sendiri beserta generasi penerusnya kelak. Untuk itu, yang dapat Anda lakukan untuk membuat anak Anda mencintai lingkungannya antara lain :

Memberi hewan peliharaan

Memberikan anak Anda seekor hewan untuk dipelihara sangat berguna bagi sang Anak. Selain bisa belajar untuk mencintai mahluk hidup, hewan peliharaan juga dapat mengajarkan rasa tanggung jawab terhadap anak untuk memberi makan dan minum, merawat agar tetap indah serta untuk menjaganya agar tidak sampai mati. Nantinya, peduli terhadap hewan peliharaan yang notabene merupakan mahluk hidup tentu akan membuat sang anak lebh peduli terhadap sesama.

Ajarkan hal-hal kecil

Anda dapat mengajarkan hal-hal kecil terlebih dahulu dengan memberikan contoh kasus agar anak Anda bisa menganggapnya ‘besar’. Mengajarkan cara membuang sampah di tempat yang telah disediakan akan lebih efektif bila Anda memberi contoh daerah-daerah yang terkena banjir karena menumpuknya sampah di saluran air. Anda juga bisa mengajarkannya untuk menghemat air dengan memberi contoh kasus daerah-daerah yang kekeringan karena sumber air yang sangat terbatas. Dengan mengetahui dampak hal-hal kecil yang mereka lakukan, nantinya akan menanamkan kesadaran mereka terhadap lingkungan.

Liburan di alam bebas

Bila Anda mempunyai waktu senggang atau saat liburan sekolah anak-anak Anda, sempatkanlah untuk melakukan liburan di alam bebas daripada mengajak keluarga Anda ke mall atau taman hiburan. Saat ini banyak tempat yang menawarkan gaya liburan ‘kembali ke alam’ dengan aneka kegiatan seperti menanam padi, membajak sawah, menangkap ikan, memerah sapi, memberi makan ternak sampai memandikan kerbau. Biarkan anak Anda bermain dengan lumpur dan air dan merasakan sensasinya. Dengan terjun langsung melakukan kegiatan-kegiatan alam, nantinya anak Anda pasti akan lebih mencintai lagi alam sekitarnya.

Berkebun

Bila Anda memiliki lahan tanah di sekitar rumah Anda, jangan habiskan semuanya untuk dijadikan bangunan, memasang beton atau juga memasangkan paving blok di lahan tersebut. Lebih baik biarkan lahan tersebut tetap alami dengan menanaminya tanaman bunga atau pohon buah-buahan. Selain dapat menyegarkan mata karena keindahannya, Anda juga dapat memetik hasil apabila menanami pohon buah di lahan tersebut. Namun sebelumnya, ajaklah anak Anda untuk ikut menanam bunga atau buah di lahan tersebut bersama-sama dengan Anda. Dengan begitu, anak Anda pun akan menghargai tanaman yang mereka tanam sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka terhadap alam serta mahluk hidup.

Mendaur ulang barang-barang

Kegiatan mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru dan dapat dipergunakan kembali sangat penting untuk membuat anak Anda lebih mencintai lingkungannya karena dengan begitu akan turut mengurangi sampah yang terbuang, terutama sampah-sampah non-organik yang sulit untuk terurai. Anda dapat ajarkan sang anak untuk menjadikan botol plastik bekas air mineral sebagai tempat menyimpan alat tulis. Atau ajaklah anak belanja dengan berbekal kantong kertas dari rumah agar tidak menambah sampah plastik pembungkus dari swalayan atau pasar, karena kantong plastik akan sulit didaur ulang dan diuraikan oleh bakteri.

Yang tak kalah penting, Anda harus menjadi teladan bagi sang anak dalam mencintai dan peduli terhadap lingkungannya. Sebelum menyuruh anak Anda untuk peduli lingkungan, tunjukkan dahulu bahwa Anda juga selama ini telah mencintai lingkungan karena seorang anak akan meniru orang-orang di lingkungan terdekat, terutama orangtuanya. Lakukan semuanya dengan praktek secara langsung, bukan hanya dengan kata-kata yang tidak ada buktinya.

Sumber : melindahospital.com

author