Mengatasi Anak Manja

No comment 992 views

Para orang tua sering bingung dalam mengatasi anak manja, Anak manja cenderung semua keinginan harus dituruti jika tidak mereka akan merengek dan menangis. Sifat manja anak juga terjadi dalam hal keinginan untuk selalu dekat dengan orang tua. Tidak jarang anak yang sudah dalam usia sekolah masih selalu berebut dengan adiknya yang balita untuk mendapatkan belaian dari ibunya.Nah, apa yang harus dilakukan Anda sebagai orang tua untuk mengatasi anak yang manja?

* Buat  aturan yang jelas untuk anak. Misalnya ada waktu untuk tidur, makan, main,  makanan yang boleh/tidak boleh dimakan anak dan aturan-aturan lain. Namun  demikian tetap ada fleksibilitas, misalnya karena hari ini anak dan orangtua  terlalu lelah, karena baru saja pulang dari berlibur di luar kota, malam ini semua tidur lebih cepat.
* Anak boleh memilih, namun pastikan bahwa pilihan tersebut memang sesuai  untuknya. Misalnya, bukan memberi pilihan untuk tidur siang atau tidak, karena  anak pasti akan menjawab tidak. Namun pilihan untuk tidur siang atau tidur-tiduran di kamar sambil membaca buku.
* Terlalu banyak larangan akan menyebabkan anak tidak percaya diri dan takut  untuk mengeksplorasi lingkungan.
* Aturan harus konsisten, jangan menyerah pada rengekan anak. Orangtua harus  bersikap tegas terhadap aturan yang telah dibuat.
* Konsekuensi terhadap pelanggaran aturan harus diberikan sesegera mungkin.
* Beri penghargaan atas setiap keberhasilan anak dan jika anak bersabar atas  larangan orangtua.
* Biarkan anak bereksplorasi (terutama usia toddler), namun pastikan bahwa lingkungan aman untuk anak (tak ada  ujung meja yang tajam, saklar listrik telah ditutup, dan sebagainya).
* Dorong anak untuk melakukan sesuatu sendiri sesuai tahap usianya. Misalnya  membuka celana sendiri untuk anak usai 3 tahun, menyiapkan keperluan sekolah  sendiri untuk anak 7 tahun. Beri tanggung jawab pada anak sesuai dengan usianya.

psikologizone.com

author