Mengatasi Kejang Pada Anak

No comment 1011 views

orang tua sering kaget bila pertama kali melihat anaknya mengalami kejang-kejang…

Kejang bisa diakibatkan karena aktivitas otak yang terganggu dan adanya kontraksi otot yang berlebihan yang terjadi secara mendadak dalam waktu tertentu dan tidak dapat dikendalikan. Kejang dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dan salah satu penyebabnya adalah demam dengan suhu yang tinggi atau biasa disebut kejang demam (step).

Pada anak kecil, toleransi tubuh masing-masing anak terhadap demam berbeda-beda. Pada anak yang toleransi demamnya rendah, suhu badan 38 derajat celcius bisa mengakibatkan kejang.

Ciri – ciri anak kejang :

–  Gigi terkatup rapat
–  Gerakan tangan dan kaki kaku disertai kejang-kejang
–  Bola mata ke atas
–  Muntah
–  Nafas berhenti sejenak
–  Kehilangan kesadaran
–  Tidak bisa mengontrol buang air kecil / besar

Cara mengatasi anak kejang :

–  Pastikan lingkungan sekitar anak aman sehingga anak tidak melukai dirinya sendiri. Bila anak berada di tempat tidur / sofa, lindungi anak supaya tidak jatuh ke lantai
–  Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut anak
–  Usahakan agar anak berada dalam posisi miring sehingga cairan dari mulutnya dapat keluar dan mencegah penyumbatan saluran pernafasannya serta mengurangi resiko anak tersedak
–  Bila anak kejang pada saat dia sedang makan, segera keluarkan sisa makanan di dalam mulutnya
–  Jangan menahan tubuh anak karena bisa mengakibatkan anak cedera
–  Longgarkan pakaian anak dan lepaskan semua yang bisa menghambat saluran pernapasannya
–  Jangan berikan anak makanan dan minuman sampai anak benar-benar sadar
–  Bila anak kejang karena demam tinggi segera berikan obat penurun panas dan kompres tubuhnya dengan air hangat
–  Segera bawa anak ke dokter terdekat
–  Sediakan di rumah obat anti kejang terutama bagi anak yang sudah pernah mengalaminya atau punya riwayat kejang dalam keluarga

(sumber: www.tumbuhkembanganak.com)

author