Mengenal Anemia Pada Kehamilan

1 comment 1071 views

Kehamilan memang memberikan banyak pengaruh kepada perkembangan hormon, situasi hati dan daya tahan tubuh. Itulah sebabnya mengapa wanita hamil sangat dianjurkan untuk menjaga asupan makanan dan kesehatan tubuh dan pikiran. Karena semuanya itu sangat berhubungan dengan perkembangan janin yang ada di dalam kandungan.Salah satu kondisi yang harus diwaspadai adalah anemia pada kehamilan dimana darah ibu hamil tidak cukup untuk membawa oksigen melalui darah pada janin.

Secara medis, masa kehamilan adalah masa dimana tubuh memproduksi banyak darah untuk mendukung pertumbuhan bayyi. Jadi, jika tubuh tidak mendapatkan zat besi atau nutrisi lainnya, maka jumlah sel darah yang akan dihasilkan tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Efek sampingnya adalah akan membuat ibu hamil menjadi mudah lelah dan lemah. Jika tidak diobati dengan serius, bisa meningkatkan resiko komplikasi serius seperti kelahiran premature misalnya.

Anemia Pada Kehamilan : Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

anemia pada kehamilanSebelum memutuskan untuk melakukan pengobatan terutama menggunakan bahan herbal, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu jenis anemia yang dialami selama kehamilan. Berikut ini beberapa jenis anemia yang sering terjadi pada ibu hamil seperti

# Anemia karena kurang zat besi. Jenis anemia yang satu ini terjadi karena tubuh tidak memiliki zat besi yang cukup untuk menghasilkan hemoglobin yang merupakan protein dalam pembentukan sel darah merah. Yang akan memberikan efek negatif pada berkurangnya oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

# Anemia karena kekurangan asam folat. Tubuh membutuhkan asam folat untuk menghasilkan sel-sel baru
termasuk sel darah merah yang sehat. Sementara pada masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan folat tambahan yang didapat dari makanan atau pun supplemen lainnya.Jadi, dapat dipastikan anemia pada kehamilan dapat terjadi jika oksigen berkurang ke seluruh jaringan tubuh.

#Anemia karena kekurangan vitamin B12. Ibu hamil yang kekurangan vitamin ini tidak akan memproduksi sel darah merah yang sehat. Resiko terbesarnya adalah cacat lahir, persalinan prematur dan kelainan pada jantung.

Tentu, pengobatan yang dapat dilakukan adalah berdiskusi dengan ahli kesehatan guna mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu, pastikan asupan makanan sehat dan bergizi serta bervariasi sangat dibutuhkan untuk mencegah anemia pada kehamilan.

author