Mengenal Beragam Gejala Gangguan Kesehatan Mata Anak

Mata anak sangat rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Mulai dari infeksi, trauma, maupun berbagai penyakit serius pada mata dapat menyerang anak kapan saja.

Penyebabnya gangguan kesehatan pada mata anak sangat beragam, yakni dapat berasal dari faktor lingkungan, faktor dalam diri anak sendiri, serta dapat juga disebabkan oleh perilaku yang tidak sehat seperti sering mengucek mata dan membaca atau menonton televisi terlalu dekat.

Gangguan kesehatan mata anak ini tentu akan sangat berpengaruh pada keseharian dan aktivitas anak sehingga secara tidak langsung dapat berdapampak pada perkembangan anak. Oleh sebab itu ada sebagai seorang ibu dan ayah, ada baiknya Anda mengetahui secara benar bagaimana gejala yang sering ditimbulkan ketika anak mengalami gangguan mata. Dengan demikian Anda dapat segera mengambil langkah tepat untuk mengatasinya sehingga masalah ini tidak akan menjadi masalah yang sangat serius.

mata berair

Berikut ini beberapa gejala gangguan kesehatan mata anak yang umum dapat Anda ketahui dengan mudah:

  • Mata berair

Air mata sebenarnya merupakan salah cairan yang sangat membantu mata, terutama untuk melumasi dan membersihkan mata dari berbagai kotoran. Akan tetapi jika intensitas air mata yang keluar dari mata si kecil terlalu banyak atau berlebih Anda wajib waspada, karena bisa saja sedang terjadi sesuatu yang tidak normal pada matanya.

  • Rasa gatal

Adanya rasa gatal yang menyerang mata anak menandakan bahwa sedang terjadi sesuatu yang tidak sehat pada matanya. Bisa saja disebabkan oleh berbagai iritasi akibat inveksi benda asing seperti bakteri, virus, debu, asap rokok dan kendaraan.

  • Mata merah

Gejala ini mungkin yang paling umum terjadi pada mata anak yang mengalami gangguan kesehatan. Sama halnya dengan gejala sebelumnya mata merah ini dapat disebabkan karena terjadinya iritasi.

  • Kelopak mata bengkak

Gejala terakir yang umum terlihat sebagai pertanda adanya gangguan kesehatan mata anak adalah terjadinya pembengkakan pada kelopak Matafimata. Hal ini dapat terjadi akibat melebarnya berbagai jaringan dan pembulum yang terdapat pada alat indra penglihatan ini.

author