Mengenal Ciri Fisik Anak Autis Melalui Bentuk Mata dan Bibir

Autism merupakan sebuah masalah yang tergolong berat untuk anak, dimana anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan pada berbagai aspek seperti bahasa, kognitif, komunikasi, perilaku, dan interaksi social. Masalah ini menyebabkan anak nampak berbeda dengan anak lain se usianya. Oleh sebab itu anak penderita autis harus mendapat peralakuan khusus baik dalam bentuk pengasuhan, pendidikan, dahkan pola dan jenis makanan.

Masalah autis pada anak umumnya baru mulai nampak ketika anak berusia sekitar 2 tahun, meskipun ada yang berpendapat bahwa terdapat metode untuk mendeteksi autisme sejak dalam kandungan. Penanganan autis sedini mungkin merupakan keharusan bagi orang tua, karena jika sampai terlambat dapat menyebabkan masalah ini semakin sulit untuk diatasi. Oleh sebab itu mengenali gejala dan ciri – ciri anak autis merupakan salah satu langkah tepat agar orang tua tidak terlambat dalam melakukan penanganan.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Missouri terhadap 62 anak penderita autis berusia 12 tahun yang dibandingkan dengan 41 anak normal, didapat sebuah kesimpulan bahwa salah satu ciri atau gejala anak mengalami autis dapat dilihat dari bentuk muka terutama pada bagian mata dan bibir.

ciri autis

Berikut hasil penelitian tersebut mengenai ciri mata dan bibir anak dengan potensi  autism yang tinggi:

  • Mata anak yang berpotensi tinggi mengalami autism memiliki jarak yang lebih besar dari kondisi normal.
  • Bibir anak yang berpotensi mengidap autism biasanya lebar dan jaraknya terhadap hidung juga agak jauh.
  • Pada bagian pipi dan hidung cenderung memiliki jarak yang dekat atau dengan kata lain anak yang berpotensi autism memiliki bentuk wajah bagian tengah yang sempit.

Ciri mengenai mata dan bibir ini hanya merupakan salah satu dari ciri anak penderita atau yang berpotensi menderita autism. Masih banyak lagi ciri lain anak autis yang juga perlu Anda pelajari dan ketahui.

author