Mengenal Haus Palsu Pada Bayi

No comment 2832 views

Tidak sedikit para ibu yang merasa khawatir saat memberikan ASI bagi bayi mereka karena si kecil sepertinya tidak pernah merasa cukup. Alhasil, persepsi bahwa produksi ASI berkurang semakin menghantui para ibu. Adapun kejadian ini terjadi karena munculnya gejala-gejala tertentu yang terkadang menganggap bayi masih kurang minum.

Padahal, gejala ini tidak seperti yang dikhawatirkan karena haus palsu pada bayi kerap terjadi. Walau pada kenyataannya masih saja para ibu memberikan susu formula sesaat setelah pemberian ASI ekslusif. Secara medis, setiap ibu menyusui memproduksi ASI tepat dengan kebutuhan bayi. Sistemnya begitu teratur dan sangat kecil kemungkinan jika kebutuhan bayi tidak terpenuhi.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ASI yang diberikan secara teratur dapat memenuhi nutrisi pada bayi. Bahkan, dengan berat badan yang tidak normal sekalipun ibu menyusui mampu memberikan kebutuhan gizi. Hal ini dikarenakan pada ASI itu sendiri sudah ada antibodi yang berguna memberi perlindungan pada bayi dari segala macam infeksi.

Haus Palsu Pada Bayi : Gejala Yang Perlu Diketahui

haus palsu pada bayiAda beberapa hal yang perlu diketahui oleh para orang tua khususnya ibu menyusui akan gejala haus palsu ini. Adapun gejala ini sendiri timbul karena si kecil tidak merasa nyaman pada tubuhnya. Minum susu tampak terburu-buru, sering minta minum atau tidak sabar adalah beberapa tanda yang biasa muncul.

Rasa tidak nyaman ini seringkali terjadi dikarenakan adanya gangguan pada saluran cerna pada bayi. Meskipun demikian, ibu tak perlu khawatir karena pertambahan usia pastinya gangguan ini akan membaik. Kemudian, haus palsu pada bayi terjadi saat popok basah, kedinginan atau udara panas yang bisa menimbulkan gejala tersebut.

Sayangnya, tidak sedikit para ibu menyusui merasa letih atau kurang tidur karena bayi sering minta minum padahal saat diberi puting susu hanyalah “mengempeng” saja. Nah, karena kondisi inilah maka susu formula diberikan sebagai antisipasi kehausan yang sepertinya tidak dialami oleh si kecil.

Nah, dengan melihat penyebab utama mengapa haus palsu ini terjadi, sebaiknya jangan terburu-buru dalam membeli susu formula. Lebih baik, diskusikan dengan dokter kandungan guna mendapatkan penjelasan serta metode untuk mengantisipasi haus palsu pada bayi.

author