Mengetahui Gejala Demam Berdarah Pada Balita

No comment 1036 views

Demam berdarah pada balita merupakan sebuah hal yang harus diketahui oleh setiap orang tua. Kita semua harus tahu bahwa demam berdarah bisa saja terjadi pada semua orang termasuk anak Anda dalam situasi sehat sekalipun. Lebih jauh lagi, potensi demam berdarah bisa saja tidak kita ketahui karena rata-rata anak takut akan obat dan tidak ingin mengatakan bahwa ia sedang sakit. Oleh karena itu, para orang tua sebaiknya begitu sigap dan tanggap terhadap perubahan kondisi yang terjadi pada anak mereka.

Gejala awal demam berdarah pada balita

Sama seperti orang dewasa, anak balita akan mendapatkan sebuah gejala demam berdarah ketika 3-5 hari virus berinkubasi di dalam tubuh. Virus akan masuk ke tubuh balita Anda setelah gigitan nyamuk Aides Aegepty, yang merupakan actor utama pembawa virus demam berdarah.

Kemudian, suhu tubuh balita Anda akan meningkathingga pada tahap 39 derajat celcius bahkan lebih. Tubuh akan mendapati beberapa nyeri di bagian bola mata, sekitar persendian, serta di bagian perut. Untuk mengeceknya, Anda bisa menerapkan thermometer rumah biasa yang banyak dijual dengan harga yang terjangkau.

Selain suhu tubuh yang meningkat, badan anak akan terasa begitu lesu dan lemah. Jika hal tersebut terjadi, maka lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui kadar trombosit balita Anda.

Bagaimana penanganan awal demam berdarah?

Pada tahap pertama, tentu saja paracetamol akan sangat membantu Anda ketika balita mengalami peningkatan suhu tubuh. Sehingga, penyediaan paracetamol menjadi hal wajib terutama dalam kondisi peningkatan taraf suhu tubuh anak.

Selain paracetamol, anak juga harus diberikan cairan yang cukup karena tingkat suhu tubuh yang meningkat tentu saja membuat cairan di dalam tubuh anak menguap. Mengkonsumsi cairan seperti madu plus air hangat akan sangat membantu untuk menurunkan demam. Selain itu, dengan nutrisi dan vitamin penting yang ada di dalam madu, maka anak Anda bisa lebih cepat pulih dan mencapai tingkat penyembuhan yang lebih baik.

Jika demam anak tidak kunjung turun, maka Anda perlu memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan perawatan mengenai demam berdarah pada balita.

author