Menghisap Jempol Pada Anak Timbulkan Masalah

No comment 883 views

Anak sepertinya tidak bisa dipisahkan dari kebiasaan menghisap jempol baik saat bermain hingga menjelang tidur. Walau menghisap jempol adalah tindakan wajar secara medis, namun hendaknya diketahui batasan untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Apalagi, bagi bayi baru lahir hingga usia 3 bulan misalnya, dimana reaksi yang diberikan menunjukkan bayi sehat dan normal karena memang reflex isap memang ada sejak bayi lahir.

Yang menjadi permasalahan adalah jika menghisap jempol pada anak tidak mau terlepas dari kebiasaan tersebut. Tentu, kebiasaan yang satu ini, jika diteruskan dapat menimbulkan masalah terutama pada usia mereka kerap terjadi tumbuh dan kembang. Apa saja persoalan yang biasanya muncul?

Menghisap Jempol Pada Anak  Bermasalah Pada Gigi

menghisap jempol pada anakSalah satunya adalah pertumbuhan giginya dimana ketidateraturan menjadi konsekuensinya. Tindakan menghisap jempol pada anak akan membuat tekanan pada sisi rahang dan jaringan lunak pada langit-langit mulut. Akibatnya, rahang atas akan menjadi sempit dan menyebabkan gigi tidak dapat tumbuh dengan baik. Ketidakseimbangan gigi juga dapat mempengaruhi struktur mulut dan rahang yang dapat mengubah fungsi dari masing-masing gigi.

Meskipun kondisi ini bisa diatasi dengan cara memasang kawat gigi, namun persoalan lain yang muncul adalah gaya bicara menjadi cadel. Tentu, kalau sudah begini dibutuhkan penanganan secara terapi guna menghilangkan cadel akibat kebiasaan menghisap jempol.

Apa Yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Memang, pada umumnya kebiasaan menghisap jempol pada anak akan berhenti seiring dengan pertambahan usianya. Secara data sendiri menyatakan bahwa kurang lebih 75% bayi menghisap jempol akan berhenti saat mereka memasuki dunia pendidikan seperti TK.  Namun, walau para ahli medis tidak menganjurkan orang tua untuk memaksa anak melepas kebiasaan menghisap jempol, namun sebaiknya perlu dilakukan beberapa tindakan pencegahan.

Apa saja yang harus dilakukan? Salah satunya adalah mengoleskan sesuatu yang rasanya kurang enak bagi lidah mereka. Perasan daun pepaya adalah salah satu contoh yang dapat dilakukan untuk membuat si kecil menjadi jera. Dengan begitu, kebiasan menghisap jempol pada anak dapat hilang secara perlahan.

author