Mengubah Kelemahan Menjadi Kekuatan

No comment 676 views

 

Neal Jeffrey adalah salah satu komunikator terbaik Amerika. Neal terkenal sebagai pemain quarterback yang sangat handal dalam permainan football Amerika dan memimpin tim Football Baylor Bears masuk ke babak final Southwest Conference tahun 1974. Sekarang ini Neal menjadi pembicara terkenal bagi kaum muda hingga pebisnis papan atas. Ia adalah salah seorang pembicara yang paling humoris, tulus dan sangat lugas dan terampil dalam berbicara. Namun yang menarik di balik semuanya ini adalah bahwa Neal sesungguhnya adalah seorang yang gagap, sering terbata-bata dalam mengucapkan kalimat, namun Neal tidak menjadikannya sebagai penghambat malah menjadikannya sebagai aset dalam berkomunikasi.

Neal adalah salah satu contoh pribadi dan pembicara hebat yang seharusnya tidak akan diperhitungkan orang jika sang pembicara adalah seorang yang gagap. Neal Jeffrey sanggup mengubah sesuatu yang dianggap negatif oleh kebanyakan orang menjadi sesuatu yang positif. Setiap kali Neal berbicara beberapa menit maka ia akan memberitahu audience kalau-kalau mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya ia gagap. Dengan senyum lebar ia berkata: “Kadang saya berhenti sebentar, tapi jangan kuatir, sebentar lagi pasti ada yang keluar.” Pendengar pun akan meresponi dengan antusias.

Neal adalah salah satu pribadi yang sanggup mengubah masalah menjadi aset, ia tidak mau menyerahkan hidupnya pada masalah keterbatasannya. Adanya masalah dalam dirinya memaksa Neal menjadi lebih kreatif, lebih banyak belajar dan banyak membaca, meneliti, menekuni minatnya dan hasilnya Dia menjadi orang yang mengalami kebaikan dan bukan kepahitan. Dia menjadi lebih baik bukan dari kegagapannya, tetapi menjadi lebih baik karena gagapnya. Neal berhasil mencapai tujuan hidup dan aktualisasi dirinya.

Setiap orang dengan keterbatasan apa pun dapat menggunakan potensi maksimalnya. Keterbatasan dan kekurangan secara fisik tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah atau tidak berusaha mengembangkan diri secara maksimal. Untuk itu kenali kelemahan, kekurangan dan keterbatasan Anda, pelajari minat dan kemampuan maksimal Anda, asah, latih, kembangkan dan bersiaplah menuju puncak kehidupan Anda.

“Ketika masalah menghalangi Anda, Ingatlah! Satu-satunya jalan menuju puncak gunung adalah melalui lembah.” (Zig Ziglar).

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

(Sumber : inspirasijiwa.com)

author