Mengubah Masalah Menjadi Kesempatan

No comment 400 views

Randy Males adalah seorang salesman di sebuah toko furniture. Di toko itu mereka menyebut calon pembeli dengan sebutan “ups,” untuk meningkatkan kinerja dan pencapaian para salesman dalam melayani calon pembeli saat mereka datang ke toko.  Suatu hari salah seorang salesman mengeluh pada Randy, “Aku tidak mau menjual pada orang seperti mereka!” Randy bertanya apa masalahnya, dan rekan salesman itu menjelaskan bahwa ada sepasang calon pembeli  pria dan wanita, yang pria tidak bisa melihat atau mendengar, sementara  yang wanita bisa melihat namun tidak bisa mendengar dengan baik. Teman Randy mengatakan kalau dia tidak mau membuang-buang waktu untuk menawarkan produk pada pasangan itu dan tidak mau menjadikan mereka “ups”-nya. Randy bertanya apakah dia boleh mengambil alih “Silahkan, kalau kamu  mau membuang waktumu!” jawab salesman tersebut.

Randy mendekati pasangan itu dan langsung berhadapan dari depan mereka karena  sang wanita itu hanya bisa melihat dan mengenali barang yang ada di depannya. Wanita itu memberi isyarat yang mengatakan bahwa ia tuli. Randy mengambil kertas dan menulis besar-besar, “Segera Kembali.” Kemudian Randy kembali lagi sambil membawa beberapa lembar kertas “berbicara” dengan pasangan itu dengan kertas-kertas itu. Pasangan itu pulang dengan senyum puas dan membeli apa yang mereka mau, mereka tidak segan-segan mengeluarkan uang banyak untuk membeli apa yang mereka mau.

Esok harinya Randy menerima telepon dari kantor sosial yang melayani orang-orang tuli, dan berterima kasih untuk bantuan Randy yang sangat memuaskan. Randy merasa senang, lalu cepat-cepat mengatakan bahwa ia bukan orang suci dia hanya salesman yang ingin membantu dan melakukan sesuatu yang lebih. Sejak saat itu beberapa pasangan itu datang untuk membeli berbagai kebutuhan melalui Randy, karena Randy mau menempuh mil kedua, Randy mau mengubah masalah menjadi kesempatan.

Refleksi:

Pesan moralnya jelas, berbuat baiklah pada orang . Layanilah orang yang membutuhkan pertolongan dan keuntungan akan menjadi milik Anda. Tidak terlalu sulit sebetulnya untuk mengubah masalah menjadi kesempatan, memang kadang-kadang ada kesulitan tertentu tetapi bukan penghalang untuk mencapai kesuksesan. Dibutuhkan sedikit usaha lebih dan sedikit kreatifitas serta kerelaan untuk menolong dapat mengubah hidup dan berdampak pada hasil yang besar di kemudian hari. Hukum tabur tuai selalu berlau, siapa memberi akan diberi, siapa menolong akan ditolong, siapa membantu akan dibantu dan kesuksesan itu adalah hasil dari perbuatan-perbuatan baik. Mari kita selalu berusaha melakukan sesuatu yang lebih, rela melakukan yang terbaik untuk menolong orang yang membutuhkan pertolongan kita. (Diadaptasi dari Zig Ziglar: “Something to Smile About”).

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

(Sumber : inspirasijiwa.com)

author