Menyiasati Anak Susah Makan

No comment 833 views

Orang tua sering bingung menghadapi anak yang susah makan. Mereka kuatir anaknya tak cukup makan atau kelebihan makan, sehingga mengganggu pertumbuhan anak mereka.

Namun tanggapan dari kebingungan orangtua itu sering kali justru menjadi senjata bagi si anak. Akibatnya sesuatu yang sebenarnya bukan masalah besar, menjadi semakin berlarut-larut.

Prinsip yang harus dipegang oleh orang tua adalah: perubahan pola makan pada waktu tertentu pada anak bukan masalah besar selama anak tersebut tetap bertumbuh, tetap sehat dan terlihat gembira.

Anak susah makan harusnya disiasati bukannya dimarahi atau dipaksa, karena
tidak akan membawa hasil, justru memperburuk keadaan.

Berikut tips agar si kecil tidak rewel lagi ketika makan:

1. Semakin dipaksa, akan semakin sulit makan, sebaiknya ortu menciptakan
suasana menyenangkan, jadi si kecil juga merasa makan juga menyenangkan.

2. Siapa yg memberi makan juga berpengaruh. Bila yg memberi makan orang yg
ditakuti, yg sering memaksa dan memarahinya, maka anak akan merasa bahwa makan
adalah hal yg menakutkan.

3. pemikiran anak berbeda dgn org dewasa. Bila anak merasa makan tidak enak,
pastinya dia tidak mau memakannya, sekalipun penuh gizi dan nutrisi. Sebisa
mungkin berilah makanan yg menurut anak enak (makanan yg disukainya). Tak harus
mahal, tempe dan tahu bisa sangat bermanfaat bagi perkembangan tubuh dan otak
si buah hati.

4. Bentuk dan tampilan makanan ketika disajikan buatlah menarik perhatian si
kecil. Sayuran misalnya, kebanyakan anak tidak suka makan sayuran, padahal
kandungan gizinya luar biasa. Menyiasatinya tidak sulit. Sayuran bisa disajikan
dlm bentuk-bentuk yg menarik perhatian anak. Dalam hal ini, dituntut
kreativitas sang ibu, selain bentuk dan penyajian makanan, keragaman menu
makanan dapat menghindari kebosanan anak.

5. Sebaiknya kita memberi contoh dgn mengonsumsi makanan yg sama dengan lahap.
Bila anak melihat ortu memakannya, maka anak akan cenderung meniru & ikut juga
memakannya. Tanpa dipaksa pun anak akan ingin mencoba makanan itu. tak akan ada
gunanya memaksa anak makan sayur, sedang ortunya tdk makan sayur.

6. Bila mengajak anak makan di restoran, pilihlah restoran yg memberi menu
cukup sehat. jgn terlalu sering ke restoran fast food. Makan di restoran juga
baik digunakan utk mengajar anak berperilaku baik saat makan.

7. Ada beberapa hal yg bisa membuta anak sulit makan, misalnya kebiasaan jajan.
Bila anak terbiasa makan jajanan, maka anak selalu mencari jajanan. Tananmkan
disiplin bahwa makanan jajanan (misal makanan yg dilihat di TV, diberi teman
atau kerabat) baru boleh dimakan sehabis menikmati makanan utama. Jadi makanan
utama yg memberi nutrisi yg dibutuhkan si anak tetap dikonsumsi. Mengendalikan
jajanan anak berarti mengatur & menjaga pola makan anak. Diperlukan ketegasan
ortu.

8. Jgn memberi susu terlalu byk agar anak bisa makan. Berikan susu dgn takaran
yg sama, namun dgn air yg lebih sedikit agar si kecil lebih mudah
menghabiskannya walau kandungan gizinya tetap sama.

9. Dapat menggunakan vitamin tambahan utk melengkapi nutrisi anak, misal dengan
produk madu yg selain membantu memperbaiki nafsu makan, juga meningkatkan
perkembangan tubuh dan otak anak.

author