Nilai Ketekunan

No comment 585 views

Sebuah pepatah mengatakan “Batu sekeras apapun jika ditetesi air setetes demi setetes dengan konstan maka dalam waktu tertentu tetesan air tersebut akan bisa melubangi batu tersebut”. Kita semua tentunya tidak asing lagi mendengar pepatah di atas bukan. Kalimat tersebut mungkin sudah pernah muncul selama kita masih bersekolah bukan. Sebenarnya kalimat di atas memiliki sebuah insight yang luar biasa. Akan tetapi karena begitu biasanya kita mendengar kalimat tersebut, makna kekuatan yang mendalam dari kalimat tersebut seolah hilang kekuatannya.

Tentunya banyak diantara kita yang saat ini sedang dalam proses pencarian sukses sejatinya kita. Banyak orang yang membaca begitu banyaknya buku, mengikuti beragam pelatihan serta belajar dari para pakar di bidangnya untuk mencapai apa yang dinamakan kesuksesan. Bahkan saat – saat ini begitu banyak pula tawaran – tawaran yang ditemukan di sekeliling kita mengenai proses pencapaian kesuksesan yang bisa dipercepat bahkan instant. Hal ini sampai terdengar “too good to be true“, bukan?

Saya sendiri tidak antipati terhadap hal ini. Memang benar jika kita memodel strategi yang mereka lakukan dalam proses pencapaikan kesuksesannya tentunya akan membuat kita tidak perlu jatuh di lubang yang sama dalam proses pencapaian kesuksesan tersebut. Kita juga bisa secara lebih cerdas memilih jalur serta mengambil pilihan untuk mengambil jalur mana yang terbaik.

Memang segala sesuatu yang instant sangat membuat orang tertarik dan silau untuk segera memperolehnya. Coba saja kita lihat, betapa banyaknya trend saat ini mulai mengarah ke segala sesuatu yang instant adanya. Mulai dari mie instant, nasi instant, bahkan sukses pun kalau bisa instant pula. Akan tetapi kalau kita mau mencapai hasil yang terbaik, ada satu poin penting yang tidak boleh dilewatkan yaitu prosesnya.

Saya ingat salah seorang pernah berkata kepada saya. Apa yang cepat diperoleh akan cepat pula hilang. Apa yang diperoleh dengan proses, akan lebih lama hilangnya. Ini terjadi karena kita menghargai proses pencapaiannya sehingga hasil yang diperoleh pun dihargai pula.

Semisal seorang yang memenangkan hadiah undian 1 Miliar tentunya akan sangat cepat menghabiskan uang 1 Miliar tersebut jika dibandingkan dengan seorang yang memiliki penghasilan 1 Miliar per tahun. Penyebabnya adalah pemenang undian (jackpot) ini merasa hasil yang dicapai ini tidak perlu memerlukan usaha ekstra, sehingga “agak” kurang menghargai proses serta hasilnya.

Lain halnya dengan orang yang dengan proses pemikiran, usaha baik kerja keras serta kerja pintar yang akhirnya membuatnya bisa meraih penghasilan konsisten 1 Miliar per tahun. Proses inilah yang akhirnya membuat dia menghargai setiap proses dan hasil yang dicapainya saat ini.

Dalam menjalani proses pencapaian menuju sukses ini, diperlukan yang namanyaKETEKUNAN. Coba saja kita melihat orang – orang yang tekun menjalankan apa yang dikerjakannya saat ini. Lihatlah dalam proses perjalanan waktunya ke depan pasti akan banyak perubahan yang signifikan yang terjadi di dalam kehidupannya.

Ketekunan bukan hanya bicara menjalankan rutinitas saja secara biasa. Jika dalam konteks seperti ini, maka orang akan terjebak dalam rutinitas dan tidak akan bergerak menuju kemana – mana. Ketekunan sendiri membutuhkan yang namanya VISI (kemana tujuannya, mau menjadi seperti apa, mau memiliki apa serta mau menjadi apa). Selain itu ketekunan juga berbicara mengenai improvement – improvement yang dilakukan setiap waktunya. Kedua hal ini Visi serta Improvement yang akan membuat kita menjadi berubah secara signifikan.

Jika Anda tersentuh dengan renungan di atas, tolong “share” renungan ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : topmotivasi.com )

author