Pahami Tentang Kehamilan Resiko Tinggi

No comment 887 views

Menanti sang buah hati untuk menghangatkan keluarga merupakan idaman bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Maka tak heran, berbagai upaya pun dilakukan untuk mendapatkannya mulai dari perawatan medis hingga tradisional. Sayangnya, sekalinya dinyatakan positif hamil ternyata kandungan divonis memiliki resiko tinggi. Siapa yang tak sedih mendengarnya.

Adapun kehamilan resiko tinggi merupakan satu kondisi dimana ibu hamil dapat membuat janin yang dikandungnya tidak dapat tumbuh sesuai dengan harapan. Bahkan, yang lebih parahnya lagi akan menyebabkan kematian baik bagi ibu maupun janin yang dikandungnya. Tentu saja, ada yang menjadi penyebabnya mengapa hal tersebut terjadi. Untuk itu, di dalam artikel ini akan dibahas tentang faktor apa saja yang mempengaruhinya.

Kehamilan Resiko Tinggi dan Faktor Penyebabnya

kehamilan resiko tinggiAda beberapa faktor yang turut memberikan kontribusi terhadap kehamilan yang memiliki resiko tinggi. Salah satunya adalah hamil di usia 40 tahun ke atas yang mengandung resiko komplikasi tinggi. Gangguan seperti hipertensi beresiko mengalami keguguran.

Berikut beberapa penyebab dari kehamilan resiko tinggi :

1. Diabetes Mellitus

Ibu hamil yang menderita kencing manis harus memperhatikan asupan makanan demi menjaga kesehatan diri dan janin yang dikandung. Selain itu, pertumbuhan bayi yang kurang wajar dibandingkan dengan bayi lainnya dimana ada kecenderungan ukurannya lebih besar dari ukuran normal sehingga dibutuhkan proses persalinan yang cukup intensif nantinya.

2. Penyakit Jantung

Ibu hamil yang memiliki sejarah kesehatan yaitu menderita penyakit jantung harus mendapatkan pengawasan yang sangat ketat dari dokter. Tindakan ini diperlukan sebagai antisipasi saat melakukan aktifitas dengan intensitas berat yang pastinya membahayakan janin dan jantung.

3. Anemia

Saat hamil, tubuh wanita rentan mengalami anemia dikarenakan saat masa persalinan memerlukan darah yang cukup banyak. Adapun resiko dari penyakit ini adalah janin akan memiliki berat badan rendah dan beresiko pada kematian.

Dengan mengacu pada ketiga hal tersebut, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi merupakan satu keharusan yang tidak dapat diabaikan. Selain itu, melakukan pemeriksaan medis secara berkala akan menghindarkan dari segala kemungkinan akibat kehamilan resiko tinggi.

author