Panduan Bijak dalam Memuji Anak

No comment 671 views

Anak – anak dalam masa pertumbuhannya tentu membutuhkan berbagai stimulus untuk memicu tumbuh kembangnya secara maksimal. Salah satu bentuk stimulus yang dipandang sangat efektif adalah pemberian pujian kepada si kecil.

Pujian dapat disampaikan mana kala si kecil berhasil mencapai sebuah keberhasilan atau melakukan sesuatu yang sifatnya baik. Misalnya ketika anak Anda telah mampu untuk menghabiskan makan malamnya tanpa disuapi atau ketika ia berhasil mendapatkan nilai yang bagus pada suatu mata pelajaran tertentu di sekolahnya.

Pemberian pujian ini pada dasarnya akan memberikan dampak yang sangat signifikan dalam proses perkembangan anak. Ketika anak mendapatkan sebuah pujian dari apa yang ia lakukan, ia akan merasa dihargai dan tentunya akan merasa senang. Dengan demikian ia akan mencoba untuk mengulang berbagai hal yang sama atau bahkan lebih baik dengan harapan akan mendapat pujian – pujian lainnya.

pujian

Namun tahukah Anda dibalik sisi positifnya ternyata juga terdapat sisi negatif ketika Anda memberikan pujian kepada anak? Pemberian pujian yang tidak tepat, seperti porsi yang berlebih justru sangat tidak baik bagi anak. Pasalnya ketika ia telah terbiasa dengan pujian yang Anda berikan dan pada suatu saat Anda lupa untuk melakukannya, maka tidak menutup kemungkinan si kecil akan mengalami rasa kecewa. Perasaan kecewa ini kemudian akan berujung pada tumbuhnya sikap – sikap negatif lainnya seperti rasa tidak percaya lagi dengan orang tuanya, menjadi anak yang keras kepala, dan sebagainya.

Nah oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda memperhatikan betul masalah pemberian pujian kepada anak ini. Meskipun nampak sederhanya manun dampak yang akan terjadi sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Untuk itu kami sarankan Anda jangan terlalu sering membrikan pujian kepada anak. Usahakan untuk meberikan pujian secara temporer saja. Dengan demikian anak akan tetap termotivasi dan tidak akan menjadi anak yang sangat mengharapkan pujian dari setiap apa yang ia kerjakan.

author