Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi

No comment 508 views

Pemberian ASI eksklusif pada bayi sangat penting sebab Pengaruh pada daya tahan hidup bayi, pertumbuhan, dan perkembangannya. ASI eksklusif merupakan pemberian air susu ibu kepada bayi umur 0 – 6 bulan tanpa disertai makanan ataupun minuman tambahan, kecuali dalam kondisi tertentu sang bayi sakit dan membutuhkan obat sebagai terapi penyembuhan

ASI memberi semua energi dan gizi (nutrisi) yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama hidupnya. Pemberian ASI eksklusif mengurangi tingkat kematian bayi yang disebabkan berbagai penyakit yang umum menimpa anak-anak seperti diare dan radang paru, serta mempercepat pemulihan bila sakit dan membantu menjarangkan kelahiran.

Bagi ibu yang rutin memberikan ASI Eksklusif pada bayi, maka itu dapat menunda proses kembalinya kesuburan, mengurangi resiko pendarahan pasca melahirkan,  kanker ovarium, serta mencegah tumbuhnya kanker payudara. selain itu, pemberian ASI Eksklusif  secara penuh hingga 6 bulan juga dapat mengurangi kemungkinan resiko hamil lebih dini bagi seoarng ibu, sekaligus mempermudah proses pengembalian postur tubuh yang normal seperti semula.
Jika Ibu Sakit Bolehkah Memberikan ASI Eksklusif?

Namun, dalam kondisi tertentu jika sang ibu menderita suatu penyakit yang menurut medis akan mengganggu kesehatan bayi, atau bahkan justru akan dapat berakibat buruk bagi kesehatan bayi, maka ASI Eksklusif bisa di ganti dengan susu formula sesuai tingkatan usia bayi. pemberian ASI eksklusif lebih baik tidak diberikan jika kondisi kesehatan sang ibu tidak memungkinkan.

Berikut adalah hasil laporan yang di jelaskan oleh Peraturan Pemerintah (PP) nomor 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif mengenai kondisi medis yang tidak memungkinkan bagi seorang ibu untuk memberikan ASI Eksklusif pada bayi usia 0 -6 bulan.

Kondisi tersebut antara lain sebagai berikut :

Ibu yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus ( HIV)
Ibu yang mengidap Sepsis ( infeksi demam tinggi sampai tidak sadarkan diri)
Ibu yang terinfeksi Virus Herpes simplex tipe 1 ( HSV-1 ) di payudara
Seorang ibu yang mengkonsumsi obat penenang, anti-epilepsi, opioid,, radio-aktif iodine-131, yodofor topikal dan sitotoksik kemoterapy.

Adapun bayi yang dapat menerima susu formula khusus, yakni bayi yang memiliki kriteria sebagai berikut:

Seorang bayi dengan galaktosemia klasik, maka dalam kondisi ini diperlukan formula khusus bebas galaktosa
Seorang bayi yang mengidap penyakit kemih beraroma sirup maple ( maple syrup urine disease), maka dalam kondisi ini diperlukan formula khusus bebas leusin, isoleusin serta valin
Seorang bayi yang mengidap fenilketonuria, maka dalam kondisi ini diperlukan formula khusus bebas fenilalanin serta diperlukan beberapa kali untuk disusui namun tetap harus berada dalam pengawasan.

Sumber: duniaanak.org

author