Pengertian Keluarga Sakinah

7354 views

Pengertian Keluarga Sakinah

Pengertian keluarga menurut etimologi berasal dari dua kata yakni kawulan dan warga,kawulan berarti hamba dan warga berarti anggota sedangkan menurut terminology keluarga adalah satu kesatuan (unit) di mana anggota-anggotanya mengabdikan diri kepada kepentingan dan tujuan unit tersebut. Keluarga juga terdiri dari beberapa pengertian antaralain menurut Hurlock (1999 : 220) Keluarga adalah ”Lingkungan pendidikan pertama danutama bagi anak. Keluarga juga berfungsi sebagai transmater budaya atau mediator sosial anak.”

Dalam kehidupan sehari-hari, keluarga diartikan dalam berbagai arti ada yang kaitannya dengan hubungan darah dan ada kaitannya dengan hubungan sosial. Baik keluarga yang didasarkan pada hubungan darah maupun hubungan sosial dapat kita temukan dalam arti luasdan dalam arti sempit.

”Keluarga dalam arti luas yaitu keluarga yang berkaitan dengan hubungan yangmeliputi semua pihak yang ada hubungan darah. Sedangkan keluarga dalam arti sempit yaitukeluarga yang di dasarkan pada hubungan darah yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak yangdijuluki dengan istilah keluarga inti”. ( Solaeman, 1994 : 6 )

Menurut Zaitunah Subhan (2004 : 3) Kata sakinah (Arab) mempunyai arti ketenangandan ketentraman jiwa.

Dalam surat al-Baqarah : 248 Allah SWT. Berfirman :

”Dan nabi mereka mengatakan kepada mereka: “Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itudibawa malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jikakamu orang yang beriman.”

Terdapat pernyataan  fihi sakinatun min rabbikum (sakinah dari Tuhanmu terdapat pada
tabut atau kota suci).

Ungkapan ini di sebabkan oleh penghormatan bani Israil pada tabut sebagai kotak penyimpanan kitab Taurat. Di sebutkan bahwa nabi Musa a.s, bila berperang selalu membawa tabut tersebut sehingga pengikutnya merasa tenang dan tidak lari dari medan perang.

Sakinah pada surat at-Taubah : 26

”Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang  yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang- orang yang kafir, dan Demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.
(Depag, 1999: 281)Berkaitan dengan perang Hunain di masa Rasulallah SAW. Dalam peristiwa itu pasukanIslam bercerai berai karena serbuan dahsyat dari pihak musuh sementara jumlah mereka lebihsedikit. Pada saat itulah Allah menurunkan sakinah kepada Rasulallah SAW. Beserta orang-orang beriman dengan menurunkan ”tentara malaikat” yang tidak terlihat untuk mengalahkanmusuh (kafir). (Zaitunah Subhan 2004 : 6)

Dari sejumlah ungkapan yang diabadikan dalam Al-Qur’an tentang sakinah,
makamuncul beberapa pengertian, sebagai berikut :

Dari sejumlah ungkapan yang diabadikan dalam Al-Qur’an tentang sakinah, makamuncul beberapa pengertian, sebagai berikut :

1)Menurut Rasyid Ridla,
sakinah
adalah sikap jiwa yang timbul dari suasana ketenangandan merupakan lawan dari goncangan batin dan kekalutan.

2)Al-Isfahan (ahli fiqh tafsir) mengartikan
sakinah
dengan tidak adanya gentar dalammenghadapi sesuatu.

3)Menurut al-Jurjani (ahli bahasa),
sakinah
adalah adanya ketentraman dalam hati padasaat datangnya sesuatu yang tidak diduga dibarengi satu nur (cahaya) dalam hati yangmemberi ketenangan dan ketentraman pada yang menyaksikannya, dan merupakankeyakinan berdasarkan penglihatan (ain al-yaqin) (Ensiklopedi Islam, 1993, IV:2002)

4)Ada pula yang menyamakan sakinah itu dengan kata rahmah dan thuma’ninah,
artinyatenang, tidak gundah dalam melaksanakan ibadah.

Menurut Zaitunah Subhan (2004 : 6) Istilah ”keluarga sakinah” merupakan dua katayang saling melengkapi; kata sakinah sebagai kata sifat, yaitu untuk menyifati ataumenerangkan kata keluarga. Keluarga yang tenang, tenteram bahagia dan sejahtera.Dengan demikian dari teori dan ayat di atas, bahwa keluarga sakinah dapat berartikeluarga yang tangguh dan di dalamnya setiap anggota menemukan ketenangan danketenteraman jiwa. Keluarga sakinah tidak lain adalah keluarga yang bahagia lahir batin, penuh diliputi cinta kasih mawaddah wa rahmah

author