Penyebab Anak Bayi Rewel

No comment 1055 views

Bayi rewel bisa disebabkan berbagai hal. Jika bayi yang biasanya ¨anteng¨ tiba-tiba rewel, bisa dipastikan bayi memiliki masalah khusus yang mengganggu dirinya. Di sinilah tugas Anda untuk mencari sumber penyebab masalahnya dan sebisa mungkin melakukan tindakan antisipasi agar bayi berhenti rewel.

Lapar

Bayi yang lapar akan membuka mulut dan menutup mulutnya atau mulai menghisap jemarinya.

Lelah

Jika bayi mulai diam dan terlihat bosan dengan mainannya, sering mengusap mata atau menguap berulang kali. Mungkin pertanda ia mengantuk.

Bosan

Jika bayi mendadak menangis dengan suara melengking, diikuti suara raungan dan jeda untuk diam sesaat, bayi mungkin mengalami kebosanan dan tidak nyaman. Cara mengatasinya dengan cukup menyentuh dan mengajaknya bermain, menunjukkan Anda berada di sampingnya.

Kesepian

Ketika bayi tertidur di gendongan Anda dan terbangun sambil menangis saat meletakkanya di kasur, janganlah panik. Bayi mungkin merasa bingung dan takut ditinggal sendirian. Bisa juga menjadi cara bayi untuk mengatakan bahwa ia tidak ingin lepas dari gendongan dan hangatnya pelukan Anda.

Terlalu banyak stimulasi

Kehadiran bayi memang banyak mengambil perhatian sehingga tidak heran jika bayi sering menerima cubitan atau ciuman di pipinya. Terkadang terlalu banyaknya stimulasi yang diterima bayi dapat membuatnya tidak nyaman. Jika bayi menutup mata atau memalingkan mukanya lalu menangis ketika menerima stimulasi dari orang lainnya, artinya ia membutuhkan sedikit ketenangan.

Kolik

Kolik atau sakit perut yang datang secara bergelombang sehingga menyebabkan bayi terus menangis secara berlebihan. Jika bayi terus menangis hebat tanpa ditemukan sebab jelas, seperti rasa lapar, popok basah, demam, waspadai bayi terkena kolik.

Penyebab terjadinya kolik diduga karena kejang otot didinding usus, udara dalam usus dan gangguan pencernaan. Untuk mencegahnya, sesaat setelah diberi minum atau makan, sebaiknya bayi ditepuk-tepuk agar bersendawa. Bisa juga dengan memberikannya pelukan erat, diayun-ayun, dimandikan. diberi dot atau dinyanyikan. Jika bayi terlanjur kolik, berilah obat tetes anti kolik sesuai anjuran dokter.

Flu dan Demam

Bayi rentan terkena flu dan membuatnya sangat rewel serta sulit makan karena tidak leluasa bernapas melalui hidungnya. Ketika flu menyerang bayi Anda, lakukan hal-hal berikut ini :

* Jangan panik dan tetap fokus.

* Jika flu disertai panas, cobalah untuk mengukur suhu tubuhnya. Kurangi panas tubuhnya dengan kompres.

* Berikan cairan, seperti air putih sesering mungkin.

* Buatlah ruangan senyaman mungkin dan jangan sampai udara kering. Caranya dengan menaruh satu ember air mendidih yang diteteskan minyak kayu putih setelah anak tidur.

* Untuk pencegahan, seringlah mencuci tangan, hindari kontak dengan penderita flu, dan menjaga kebersihan rumah.

Ruam popok

Ruam popok menimbulkan ketidaknyamanan dan rasa nyeri pada bayi sehingga membuatnya rewel. Atasi ruam popok dengan memberikan salep kulit yang diberikan dokter dan rajin mengganti popoknya.

Gusi gatal

Umumnya bayi mulai tumbuh gigi ketika usianya menginjak tujuh bulan. Tumbuh gigi membuat bayi tidak nyaman sehingga membuatnya lebih rewel dari biasanya. Gangguan ini dapat diatasi dengan memberinya jel atau sirup penghilang rasa sakit. Terkadang tumbuhnya gigi akan disertai demam, jika demam bayi tidak hilang segera memeriksanya ke dokter.

Segera periksa ke dokter jika bayi rewel karena Anda curiga adanya suatu penyakit dan tidak bisa menghentikan tangisnya.

author