Penyebab Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah

No comment 400 views

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah tentulah merupakan hal yang harus diinvestigasi dan dicari apa penyebabnya. Ketika seorang bayi mengalami berat badan lahir yang rendah, maka kesehatannya juga bisa terpengaruh. Ada beberapa penyebabnya dan antara lain adalah sebagai berikut.

Kehamilan anak kembar

Ketika seorang wanita mempunyai leih dari satu bayi di dalam perutnya, maka ia akan mendapatkan beragam risiko termasuk berat badan bayi yang rendah. Bayi yang lebih dari satu akan bersaing di dalam tubuh sang ibu untuk mendapatkan nutrisi yang notabene terbatas. Beberapa kehamilan juga menempatkan tekanan ekstra pada tuuh sang ibu dan membuatnya mendapatkan komplikasi gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, anemia, dan mudah kelelahan.

Gangguan kesehatan pada wanita

Wanita yang memiliki kondisi kronis seperti diabetes, kelainan jantung, atau penyakit ginjal cenderung memiliki kehamilan yang lebih sulit. Akibatnya, mereka lebih cenderung mendapatkan kelahiran prematur dan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Sebuah lembaga kesehatan di Amerika benar-benar menekankan bahwa para wanita harus bekerja sama dan berkonsultasi secara rutin dalam menentukan penyesuaian terhadap makanan, obat, vitamin, serta tingkat aktivitas agar bayi yang terkandung bisa tetap sehat.

Merokok

Alasan utama bahwa merokok mampu menyebabkan bayi mengalami berat badan rendah adalah karena racun yang terkandung didalamnya. Racun tersebut adalah bahan kimia tar, nikotin, dan karbon monoksida pada janin. Zat ini mengurangi suplai oksigen bayi, memperlambat pertumbuhan dan perkembangannya. Semakin banyak rokok yang seorang wanita merokok, semakin besar kemungkinan dia adalah untuk memiliki bayi berat badan rendah.

Masalah pada Rahim atau Serviks

Leher Rahim merupakan sebuah pengunci atau lockbox pada kehamilan. Ketika janin mulai tumbuh, maka leher Rahim akan mengamankan bayi yang sedang berkembang dan mencegah kuman masuk ke dalam anggota tubuh janin. Tetapi, pada kasus serviks, leher Rahim akan gagal dalam menutup dan mengunci janin dengan benar. Bayi akan tumbuh dengan adanya tekanan dan bisa jadi mengakibatkan prematur yang memberikan berat badan bayi rendah.

author