Penyebab Kelainan Jantung Bawaan pada Anak

No comment 461 views

Kelainan jantung bawaan pada anak tentu saja amat beragam dan mempunyai aspek yang berbeda-beda. Pada dasarnya, penjelasan yang ada di bawah ini bisa memberikan informasi kepada anda mengenai apa itu penyebab kelainan jantung pada seorang anak.

Sekat Bilik Jantung Berlubang (VSD)

Merupakan kelainan jantung yang berupa lubang pada sekat sehingga menyebabkan bocornya aliran darah pada bilik bagian kiri serta kanan jantung anak. kebocoran ini membuat sebagian darah yang kaya akan oksigen kembali lagi ke paru-paru sehingga menghalangi darah rendah oksigen yang akan memasuki paru-paru. Bli lubang ini kecil, maka tidak ada masalah berarti yang terjadi, sementara itu apabila lubangnya besar, bayi mampu mengalami gagal jantung.

Kelainan bawaan ini merupakan sebuah kelainan yang paling sering terjadi dan biasanya jumlah kasusnya hingga mencapai 30 persen secara keseluruhan. Gejala utama dari kelainan jantung bawaan jenis ini adalah kesulitan menyusui, gangguan pertumbuhan, nafas yang pendek, dan anak yang mudah lelah. Ketika bayi anda mengalami VSD, maka ia berpotensi bangun dalam periode waktu yang sering karena lapar, menyusu namun cepat kelelahan, tertidut, dan beragam hal lain.

Penyempitan katup pada bagian paru (PS)

Katup paru mempunyai fungsi mengatur aliran daah rendah oksigen dari bilik kanan jantung ke paru-paru. Dengan adanya penyempitan ini, maka bilik kanan harus sangat bekerja keras dalam memompa darah sehingga makin lama makin membesar.

Penyempitan ini merupakan kelainan jantung paling umum yang kedua, terjadi pada 10 persen kasus dan banyak penderitanya yang baru mengetahui diagnosis ini setelah mereka dewasa. Kalau sudah demikian, maka sangat mungkin bahwa dampaknya bisa merusak penyakit paru, risiko stroke, dan usia harapan hidup yang rendah.

Sekat Serambi Jantung Berlubang (ASD)

ASD merupakan lubang di antara dua serambi jantung. Lubang ini menimbulkan masalah yang sama dengan VSD, yaitu mengalirkan darah kaya oksigen kembali ke paru-paru. ASD terjadi pada 5-7%? kasus dan lebih banyak terjadi pada bayi perempuan dibandingkan bayi laki-laki.

author