Persiapan Resusitasi Bayi Baru Lahir Yang Harus Dilakukan

Bayi yang baru saja dilahirkan membutuhkan penanganan yang khusus guna mengantisipasi hal-hal yang dapat membahayakan kesehatannya. Salah satunya adalah tindakan resusitasi bayi baru lahir dimana perawatan yang akan dilakukan dengan melihat faktor resiko misalnya bayi yang baru saja dilahirkan berasal dari ibu yang pernah mengalami keguguran atau kematian janin dan biasa disebut dengan neonatal.

Atau, tindakan resusitasi bayi baru lahir bisa juga saat ibu mengalami penyakit kronik, kelainan letak, persalinan yang cukup lama, kelahiran premature, cairan amnion tidak bening hingga ketuban pecah dini. Artinya, tindakan ini dapat dilakukan setelah terjadi proses kelahiran dimana pihak medis harus menyiapkan segala hal atas kemungkinan yang bisa terjadi.

resusitasi bayi baru lahirHanya saja, keterbatasan sumber daya manusia maupun peralatan yang digunakan kerap dianggap menjadi pemicu atas ketidakmampuan dalam menangani berbagai masalah yang mendera. Padahal, dalam hitungan menit saja tidak mampu memberikan tindakan resusitasi, maka sangat berpengaruh kepada masa depan si kecil. Seperti bila bayi tidak bernafas dalam beberapa menit, maka kemungkinan bisa terjadi kerusakan otak atau meninggal.

Adapun persiapan resusitasi bayi baru lahir bukan hanya tergantung dari pihak medis saja, namun peran dari keluarga terutama calon orang tua juga sangat berpengaruh. Sangat disarankan, untuk mencari segala informasi yang dibutuhkan terutama dalam hal teknis. Ini sangat penting agar tidak merasa panik atau khawatir dengan segala hal yang bisa saja terjadi.

Resusitasi Bayi Baru Lahir : Pentingnya Persiapan Keluarga

Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa kesiapan pihak keluarga dalam mengantisipasi resusitasi bayi baru lahir adalah hal yang mutlak. Untuk itu, membicarakan segala kemungkinan tanpa disertai dengan kekhawatiran secara berlebihan adalah salah satunya. Dengan begitu, persiapan mental menjadi lebih kuat dan siap menghadapi segala kemungkinan.

Berkonsultasi dengan dokter kandungan atau pun bidan akan semakin mengarahkan calon orang tua dalam mempersiapkan segala hal. Dengan didukung oleh data selama pemeriksaan yang dilakukan secara berkala akan didapat satu kesimpulan walau kenyataannya kemungkinan resusitasi bayi baru lahir tetap dijalankan.

author